Kehilangan gim pertama, Tontowi/Winny sempat memaksakan terjadinya rubber game setelah memenangi gim kedua.
Akan tetapi, pada gim ketiga, mereka kembali tampil di bawah tekanan lawan.
Banyak kesalahan sendiri yang dilakukan serta pengembalian yang tanggung.
Hingga pada akhirnya Tontowi/Winny kalah dengan skor 17-21, 22-20, 17-21.
Sementara itu, Gregoria Mariska Tunjung juga harus memikul nasib sama.
Tunggal putri terbaik Indonesia saat ini tersebut juga harus tersingkir di babak pertama Denmark Open 2019 setelah takluk dari Pusarla Venkata Sindhu.
Gregoria sebenarnya mampu mengimbangi permainan Juara Dunia 2019 asal India tersebut.
Bahkan, pemain 20 tahun itu juga sempat meraih game point terlebih dahulu.
Namun, peluang tersebut sirna begitu saja setelah Gregoria melakukan kesalahan beruntun dan harus menyerahkan gim pertama kepada Sindhu.
Adapun di gim kedua, pola bermain Gregoria tampak mampu dibaca dengan mudah oleh Sindhu.
Baca Juga: Hasil Denmark Open 2019 - Praveen/Melati Jadi Wakil Indonesia Pertama yang Memetik Kemenangan
Alhasil, Gregoria pun pada akhirnya juga harus menelan kekalahan dengan skor 22-20, 21-18 dalam tempo 38 menit.
Dengan demikian, saat berita ini ditulis, Indonesia baru meloloskan satu wakil saja melalui pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Selain Tontowi/Winny dan Gregoria, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari juga gagal mengatsi sang lawan dan harus tersingkir di babak pertama turnamen BWF World Tour Super 750.
Baca Juga: Samai Rekor Ratchanok Intanon, Kunlavut Vitidsarn Bukukan Sejarah Baru