Find Us On Social Media :

Mantan Pemain Real Madrid Jadi Penanda Keruntuhan Dominasi Golden State Warriors dalam Ajang NBA

Luka Doncic kala memperkuat Dallas Mavericks dalam laga NBA kontra Golden State Warriors pada Rabu (20/11/2019) waktu setempat

SportFEAT.COM - Dalam lima musim terakhir, Golden State Warriors merupakan tim paling mentereng di kompetisi bola basket Amerika Serilat, NBA.

Bagaimana tidak, Golden State Warriors selalu berhasil menjadi juara wilayah barat dalam lima edisi terakhir gelaran NBA.

Kesuksesan tim asal San Francisco ini terasa makin lengkap dengan tiga gelar juara NBA yang diraih pada musim 2014/15, 2016/17, dan 2017/18.

Akan tetapi, kejayaan Golden State Warriors itu seperti sudah tak berbekas pada musim 2019/20.

Saat ini, Warriors duduk di peringkat ke-15 alias posisi paling buncit di klasemen wilayah barat NBA.

Golden State Warriors tercatat baru tiga kali menang dari 16 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Dari catatan SportFEAT.com, rasio kemenangan Warriors saat ini (.188, red) menjadi yang terburuk di antara 30 kontestan NBA 2019/20.

Baca Juga: Marc Gasol Ukir Rekor Langka Usai Bawa Spanyol Juara FIBA World Cup 2019

Kekalahan terakhir yang diderita Golden State Warriors pada musim ini terjadi pada Rabu (20/11/2019) waktu setempat kala bertandang ke markas Dallas Mavericks.

Bermain di American Airlines Center, Warriors dibantai tim tuan rumah dengan skor mencolok 94-142.

Kekalahan dengan margin 48 dari Dallas Mavericks itu menjadi salah satu yang terburuk bagi Golden State Warriors sepanjang tampil di NBA.

Dilansir SportFEAT.com dari Land of Basketball, kekalahan terburuk Warriors terjadi pada 19 Maret 1972 di Los Angeles.

Kala itu, Warriors kalah dengan margin 63 poin dari LA Lakers dalam laga yang berakhir dengan skor 99-162.

Baca Juga: Indonesia Patut Bangga, Mario Wuysang Sukses Masuk Daftar Elite ABL

Pada sisi lain, kekalahan Golden State Warriors dari Dallas Mavericks malam itu tak lepas dari aksi mantan pemain Real Madrid, Luka Doncic.

Meski "hanya" bermain 25 menit, Luka Doncic tampil istimewa dalam laga itu dengan mencetak triple double.

Pemain asal Slovenia ini mampu menorehkan dua digit angka statistik pada tiga aspek permainan, yakni 35 poin, 11 assist, dan 10 rebound.