Find Us On Social Media :

Meski Korea Selatan Mulai Bangkit, Ada 1 Turnamen World Tour yang Masih Jadi Momok bagi Negeri Ginseng

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae (Korea Selatan) saat naik podium ganda putra Hong Kong Open 2019, di Hong Kong Coliseum, MInggu (17/11/2019).

SportFEAT.COM - Dalam dua pekan terakhir, skuad bulu tangkis Korea Selatan berhasil menunjukkan kebangkitan mereka dengan meraih dua gelar juara.

Kebangkitan yang paling terlihat jelas ada di nomor ganda putra Korea Selatan, di mana Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae sukses meraih gelar juara Hong Kong Open 2019.

Keberhasilan Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae menyabet titel kampiun itu pun didapat melalui perjalanan yang cukup impresif.

Di laga puncak Hong Kong Open 2019, pasangan berbeda pegangan tangan itu mengalahkan salah satu andalan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (13-21, 21-12, 21-13).

Gelar juara Hong Kong Open 2019 adalah gelar level tertinggi yang pernah diraih Choi/Seo.

Selain itu, berkat kemenangan itu peringkat mereka pun naik drastis dan kini sudah bertengger di peringkat ketujuh dunia.

Prestasi tersebut tentu menjadi sebuah titik kebangkitan ganda putra Korea Selatan.

Sebab, kali terakhir Negeri Ginseng memiliki wakil ganda putra yang berada di 10 besar dunia adalah pada 2016, lewat pasangan Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, Kim Gi-jung/Kim Sa-rang dan Ko Sung-hyun/Shin Baek-cheol.

Baca Juga: Jonatan Christie dan Anthony Ginting Bernostalgia Usai Jadi 'Obat Bius' di Kejurnas PBSI 2019

Baca Juga: Gagal Juarai Korea Masters 2019 Bukan Penyebab 'Batalnya' Lin Dan ke World Tour Finals 2019

Kebangkitan Korea Selatan tak berhenti di situ. Nomor tunggal putri mereka pun kini mulai memiliki bintang baru.

Siapa lagi jika bukan An Se-young. Pemain yang masih berusia 17 tahun itu kini sudah memiliki lima gelar juara World Tour setelah baru saja memenangi turnamen Gwangju Korea Masters 2019.

Keberhasilannya meraih gelar juara itupun semakin terasa manis lantaran dirinya menundukkan seniornya sendiri yang sebelumnya sudah mengalahkan dia sebanyak tiga kali, Sung Ji-hyun.

Torehan-torehan manis tersebut tentu menjadi awal yang bagus bagi Negeri Ginseng di tengah kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Seperti diketahui, bulu tangkis Korea Selatan sempat mengalami penurunan performa yang cukup tajam di semua nomor. Khususnya pasca-turnamen Asian Games 2018.

Kini, Korea Selatan total sudah mengoleksi 25 gelar juara dari berbagai level World Tour pada tahun ini.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik di Balik Keberhasilan An Se-young Sabet Gelar Juara Korea Masters 2019

Jumlah koleksi tersebut terbilang cukup banyak, bahkan melebihi jumlah total gelar juara yang diperoleh Indonesia.

Akan tetapi, jika dibuat peringkat, Indonesia justru masih berada di atas Korea Selatan.

Meski 'hanya' memiliki 14 gelar juara, raihan gelar yang dimiliki skuad Merah Putih banyak berasal dari turnamen-turnamen dengan level tinggi.

Adapun Korea Selatan sendiri, sebenarnya juga sudah meraih beberapa gelar bergengsi. Namun masih ada satu turnamen yang menjadi momok bagi Korea Selatan.

Turnamen yang dimaksud adalah turnamen dengan level BWF World Tour Super 1000.

Hingga memasuki akhir tahun 2019, Korea Selatan masih belum memiliki satupun gelar juara dari turnamen BWF World Tour Super 1000 (All England Open, Indonesia Open, China Open).

Kondisi ini lantas membuat Korea Selatan berada di bawah Spanyol yang hanya memiliki satu titel kampiun BWF World Tour.

Satu-satunya gelar juara milik Spanyol itu berasal dari keberhasilan Carolina Marin yang meraih titel kampiun pada China Open 2019.

Berikut daftar negara yang sudah berhasil memperoleh gelar juara BWF World Tour 2019.

NEGARA Super 1000 Super 750 Super 500 Super 300 Super 100 TOTAL
China 6 8 7 8 14 43
Jepang 4 5 9 7 3 28
Indonesia 3 6 4 5 7 25
Taiwan 1 2 3 5 3 14
Spanyol 1         1
Korea Selatan   4 3 10 8 25
Thailand     4 4   8
Denmark     2 3 2 7
India      2   4 6
Hong Kong     1 2 1 4
Malaysia       4 1 5
Singapura       1 1 2
Kanada       1   1
Australia,Bulgaria, Inggris, Prancis, Belanda, Rusia         1 1

(*)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Sudah 30 laga Liverpool tak terkalahkan di Liga Inggris. Tim mana yang mampu menghentikan laju The Reds? #Liverpool #LigaInggris #PremierLeague

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on