Find Us On Social Media :

Terlalu Ikut Campur Soal Pilihan Pembalap Jadi Titik Mula Keretakan Repsol dan Honda?

Jorge Lorenzo (kedua dari kanan) bersama rekan satu timnya dan legenda Honda: (ki-ka) Freddie Spencer, Marc Marquez, Jim Redman dan Kunimitsu Takahashi saat mengunjungi Honda Collection Hall, di Motegi, Jepang, Rabu (16/10/2019).

SportFEAT.COM - Rumor keretakan di kubu Repsol Honda kabarnya berawal dari perbedaan pemilihan pembalap MotoGP.

Repsol Honda menjadi salah satu tim pabrikan yang amat disegani di kelas MotoGP.

Kolaborasi antara Repsol, perusahaan minyak asal Spanyol, dengan Honda yang notabene pabrik kendaraan asal Jepang sudah terjalin sejak 26 tahun lalu.

Sebanyak 15 gelar Juara Dunia MotoGP pun telah berhasil digenggam Repsol Honda melalui para pembalap legendarisnya, baik yang sudah pensiun ataupun masih aktif membalap sampai saat ini.

Di antaranya seperti Mick Doohan (4 kali), Valentino Rossi (2), Alex Criviller (1), Nicky Hayden (1), Casey Stoner (1) dan Marc Marquez (6).

Catatan manis yang diraih Honda selama disponsori Repsol tersebut tentu menjadi kenangan manis.

Namun demikian, mulai mencuat kabar tak sedap dalam kerja sama yang terjalin antara keduanya.

Baca Juga: Casey Stoner Masih Dihantui Masalah Klasik meski Sudah Lama Pensiun dari MotoGP

Baca Juga: Bukan untuk Liburan, Ini Alasan Maverick Vinales Menyambangi Doha

Seperti diberitakan SportFEAT.com sebelumnya, Honda dikabarkan enggan untuk memperpanjang kontrak bersama Repsol.

Kontrak aktif yang terjalin antara Repsol dan Honda sendiri bakal berakhir pada akhir musim MotoGP 2020.

Akibat ketidakmauan Honda memperpanjang kerja sama dengan Repsol, berbagai kabar lain pun ikut muncul.

Salah satunya seperti rumor tidak ada lagi tim "Repsol Honda" yang akan terlihat pada gelaran MotoGP 2021.

Sementara itu, dilansir SportFEAT.com dari Speed Week, ada indikasi tertentu yang menjadi titik mula keretakan Repsol dengan Honda.

Baca Juga: Fabio Quartararo Ungkap Harapan Ini Usai Bertukar Helm dengan Charles Leclerc

Hal yang dimaksud adalah perbedaan pemilihan pembalap di kubu Honda.

Repsol diyakini terlalu ikut campur soal pemilihan pembalap Honda.

Jika menilik daftar para pembalap Honda yang berkiprah di kelas MotoGP dalam enam tahun terakhir, akan terlihat dominasi pembalap berkebangsaan Spanyol yang bernaung di sana.

Sebut saja seperti Dani Pedrosa (2006-2018), Marc Marquez (2013-sekarang), Jorge Lorenzo (2018-2019) dan tahun depan bakal ada adik dari Marc Marquez, Alex Marquez.

Pihak Honda Racing Corporation (HRC) sendiri masih belum memberikan informasi lebih lanjut soal kebenaran rumor itu.

Namun yang jelas, ada kabar lain apabila Honda memang benar tidak akan memperpanjang kontrak bersama Repsol, mereka dikabarkan akan menjalin kerja sama bersama Shell mulai MotoGP 2021.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Ballon d'Or 2019 jatuh ke tangan Lionel Messi. Penghargaan ini menjadi yang ke-6 sekaligus mengungguli Cristiano Ronaldo (5) #ballondor #LionelMessi #CristianoRonaldo

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on