Find Us On Social Media :

Chen Qi Qiu Dicopot dari Jabatan Kepala Pelatih Ganda Putra China

Chen Qi Qiu sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih ganda putra China.

Baca Juga: 20 Tahun Berlalu, Lin Dan Masih Dibuat Penasaran oleh Indonesia Open

Keputusan CBA untuk tidak lagi menjadikan Chen Qi Qiu sebagai pelatih ganda putra China kemungkinan besar diakibatkan performa para ganda putra Negeri Tirai Bambu yang cenderung menurun.

Sepanjang 2019, ganda putra China yang bisa dibilang cukup bersinar hanyalah Li Jun Hui/Liu Yu Chen.

Prestasi pasangan berjuluk Duo Menara itupun masih kurang memuaskan. Mereka kerap tersingkir sebelum mencapai babak final.

Gelar juara yang berhasil disabet Li/Liu tahun ini hanya dua gelar, yakni Malaysia Open 2019 dan Macau Open 2019.

Pada BWF World Tour Finals 2019 kemarin, Li/Liu bahkan gagal lolos dari fase grup.

Sebagai ganda putra terbaik China, dua gelar juara yang diraih Li/Liu dalam satu tahun kalender kompetisi jelas amat kurang bagi CBA.

Sementara itu, Han Cheng Kai/Zhao Hao Dong juga tampil menurun.

Performa mereka bisa dikatakan terjun drastis jika dibandingkan pada 2018 lalu.

Tahun ini, Han/Zhou lebih sering menderita kekalahan di fase-fase awal turnamen, khususnya dari lawan-lawan yang tidak lebih diunggulkan.

Pada sisi lain, prestasi paling manis yang dibukukan Chen Qi Qiu bagi ganda putra China adalah mengantarkan Li/Liu menjadi Juara Dunia 2018.

Chen Qi Qiu sendiri adalah mantan pebulu tangkis China yang menggantungkan raketnya  pada 2005.

Sebelum menduduki kursi pelatih kepala ganda putra China, peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2003 itu sempat menjadi juru taktik nomor tunggal putri dan ganda putri China.

Baca Juga: Hendra Setiawan Bongkar Percakapan dengan Yuta Watanabe di Podium BWF World Tour Finals 2019

Kemudian pada 2008, Chen Qi Qiu resmi menjadi kepala ganda putri China.

Serangkaian hasil minor yang diraih skuad bulu tangkis China pada Olimpiade Rio 2016 menjadi awal mula karier Chen Qi Qiu menjadi kepala pelatih ganda putra China sampai akhir 2019 ini.

Perombakan besar yang terjadi di kubu CBA ini jelas menjadi bukti bahwa China benar-benar berambisi memborong medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Sebelumnya, China sendiri sudah 'nekat' mendatangkan pelatih asing asal Korea Selatan, demi mengembalikan kejayaan China sebagai powerhouse bulu tangkis.

Beberapa pelatih asing yang digaet CBA adalah Yoo Yong-sung (melatih ganda putra) dan Kang Kyung-jin (melatih ganda putri).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Aji Santoso, lagi-lagi menarik bagi redaksi Bolasport.com. . Bakal positif bagi tim ke depannya. . #liga1 #liga12029 #gridnetwork

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on