Find Us On Social Media :

Kobe Bryant dan Putrinya Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter, Berikut Penuturan Saksi Mata

Pebasket NBA dari klub LA Lakers, Kobe Bryant, mengenakan topeng pelindung wajah dalam pertandingan

SportFEAT.COM - Kondisi medan yang berkabut tebal ditengarai menjadi penyebab kecelakaan helikopter yang menewaskan sembilan orang, termasuk Kobe Bryant.

Legenda NBA, Kobe Bryant, dan putrinya, Gianna, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter yang terjadi di California, Amerika Serikat Minggu (26/1/2020) pagi waktu setempat.

Selain Bryant dan putrinya, satu pilot dan enam penumpang lainnya juga tewas di tempat.

Menurut informasi, Bryant dan rombongannya berencana untuk berangkat ke Mamba Academy, dekat Thousand Oaks, California, untuk latihan bola basket.

Dikutip SportFEAT.com dari situs Los Angeles Times, ada satu orang saksi yang menyaksikan kecelakaan tersebut, yakni Jerry Kocharian.

Saat peristiwa tersebut terjadi, Kocharian sedang berada di luar gereja di daerah Canyon.

Dalam kesaksiannya, dirinya menilai helikopter yang membawa Bryant terlihat aneh karena terbang rendah.

"Suara dari helikopter itu tidak seperti biasanya dan terbang sangat rendah," ujar Kocharian.

Baca Juga: Ucapan Belasungkawa Mengalir untuk Mendiang Kobe Bryant, Mulai dari Mantan rekan Satu Tim hingga Presiden AS

"Saya tidak bisa melihat dengan jelas karena memang kabut di sini sangat tebal," ucapnya.

Kocharian juga menjelaskan bahwa saat terjadinya kecelakaan, ada ledakan hebat dan terlihat pusaran api yang besar.

"Saya yakin tidak ada yang bisa selamat dari itu," pungkasnya.