Find Us On Social Media :

Singkirkan Ego, Ofisial Jepang Minta Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda

Logo Olimpiade Tokyo 2020.

Yamaguchi menilai bahwa seruan IOC (Komite Olimpiade Internasional) kepada seluruh atlet dunia agar tetap berlatih mempersiapkan diri menuju Olimpiade Tokyo 2020 justru membuat atlet dalam posisi tertekan.Pasalnya, seluruh dunia kini tengah disibukkan dengan masalah yang sama, yakni pandemi virus Corona.Padahal, Olimpiade Tokyo 2020 menurut Yamaguchi seharusnya menjadi ajang para atlet untuk berkompetisi dengan rasa damai dan nyaman.

Baca Juga: Klub Sepak Bola Eropa Ramai-ramai Lakukan Tes COVID-19, Kontestan Liga Spanyol Ini Malah Menolak"Tidak seperti olahraga lainnya, Olimpiade itu adalah simbol ideal tentang penyelenggaraan kompetisi yang penuh kedamaian untuk seluruh dunia," kata Yamaguchi."Kita tidak seharunya nekat menyelenggarakan Olimpiade Tokyo 2020 (di tanggal tersebut -red) jika orang-orang dari seluruh dunia justru tidak bisa menikmatinya," ucapnya.Argumen Kaori Yamaguchi memang tidak salah.Pasalnya, virus Corona sendiri sudah menyerang ke berbagai negara termasuk Jepang.Setidaknya ada 190.000 kasus positif virus Corona dari seluruh dunia, dan salah satu korbannya adalah Wakil Ketua Komite Olimpiade Jepang, Kozo Tashima.(*)

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Sementara itu, hasil minor Anthony Sinisuka Ginting di All England 2020 membuat dirinya (Ginting) terlempar dari peringkat 5 besar. Kini Ginting bercokol di peringkat keenam tepat di atas pebulu tangkis Indonesia lainnya Jonatan Christie. Juara tunggal putra All England 2020, Viktor Axelsen (Denmark) bersama rekan senegaranya Anders Antonsen mampu menggeser Ginting. Sedangkan Posisi puncak masih dihuni oleh pebulu tangkis Jepang, Kento Momota. #bwf #badminton #PBSI #AllEnglandOpen2020 #anthonyginting #anthonysinisukaginting #Bolastylo #superballid #gridnetwork

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom) pada