Find Us On Social Media :

Direktur Kepelatihan BAM Soroti Atlet yang Gemar Lakukan Perjudian di Tengah Pandemi COVID-19

Kepala Pelatih Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (Badminton Association of Malaysia/BAM), Wong Choong Hann.

SportFEAT.COM - Direktur Pelatih BAM, Wong Choong Hann, menyebut bahwa pihaknya terus memantau para atletnya yang melakukan judi online.

Direktur Kepelatihan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Wong Choong Hann, menyebut terdapat beberapa atletnya yang terindikasi melakukan perjudian online.

Choong Hann mengaku pihak BAM akan terus mengawasi semua pemain mereka dan tidak akan menyerah pada perjudian online di tengah pandemi COVID-19.

Mantan pemain tunggal putra Malaysia itu mengatakan, penting untuk menegakkan integritas, terlebih lagi dalam masa-masa sulit.

"Saya benar-benar setuju dengan Anda. Ini adalah topik yang akan dibicarakan bersama para pelatih dan pemain," kata Choong Hann, dikutip SportFEAT.com dari New Straits Times.

"Berjudi di permainan kasino, seperti mesin poker atau mesin slot, dan pengaturan pertandingan adalah dua hal yang sangat berbeda, tetapi pada prinsipnya BAM menentang semuanya."

Baca Juga: Media Jepang Sebut Anthony Sinisuka Ginting Satu-satunya Pemain yang Sering Sulitkan Kento Momota

Choong Hann juga menyebut para atlenya seharusnya mengetahui tentang konsekuensi yang mereka hadapi jika tertangkap.

"Yang lebih penting, alih-alih menanamkan rasa takut, kita perlu mendidik para pemain kami," ujarnya lagi.

Choong Han menilai seharusnya para atlet mengisi waktu luang dengan baik.

Mereka harus fokus pada apa tujuan sebenarnya yang mereka inginkan sebagai atlet profesional.

"Maka kita tidak perlu khawatir tentang mereka yang terlibat dalam kegiatan seperti itu," ungkapnya menambahkan.

Baca Juga: Hendra Setiawan dan 2 Pemain Ganda Putra Indonesia Dinilai sebagai Playmaker Cerdik Versi Mathias Boe

Mantan pebulu tangkis ranking satu dunia itu juga mengaku kerap mendapati kasus para atlet yang terlibat dengan masalah utang dan judi.

"Ya, para pemain ini memang sedikit tergelincir tetapi mereka juga menyadarinya," ucap Choong Hann.

"Dan karena mereka mempelajarinya dengan cara yang sulit, mereka tidak akan kembali. Peluangnya sangat rendah."

Meski begitu, pihaknya berkomitmen akan berada di garda terdepan untuk membangun atlet yang berintegritas.

"Ketika mereka dapat melihat keindahan dari artinya, mereka tidak akan tergoda untuk mengambil kebiasaan yang mungkin akan menghancurkan karier mereka," tambah Choong Hann.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on