Find Us On Social Media :

Tak Ingin Perpanjang Kontrak dengan Thailand, Rexy Mainaky Beri Sinyal Kembali ke Malaysia

Pelatih asal Indonesia, Rexy Mainaky memberi sinyal kembali ke Malaysia setelah mengaku kontrak kepelatihannya di Thailand akan habis akhir 2020 ini.

SportFEAT.COM - Pelatih asal Indonesia, Rexy Mainaky memberi sinyal kembali ke Malaysia setelah mengaku kontrak kepelatihannya di Thailand akan habis akhir 2020 ini.

Rexy Mainaky sat ini masih aktif menjadi Kepala Pelatih Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (BAT).

Di bawah kepelatihan Rexy Mainaky, bulu tangkis Thailand berhasil menunjukkan tajinya.

Beberapa prestasi bulu tangkis Thailand yang cukup manis adalah berhasi menjadi runner-up Piala Uber 2018.

Baca Juga: Pelatih Heran Kekuatan Pukulan Mike Tyson Versi Tua Masih Terasa Seperti Pemuda 22 Tahun

Tidak cuma itu saja, pencapaian skuad Negeri Gajah Putih di ajang Piala Sudirman 2019, SEA Games 2019 hingga yang terbaru kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2020 juga tak bisa dianggap remeh.

Strategi yang disusun Rexy Mainaky dalam mengatur komposisi pemain di ajang beregu selalu menghadirkan kejutan tersendiri.

Namun demikian, baru-baru ini Rexy justru memberi pengakuan cukup mengejutkan.

Rexy Mainaky baru saja berbincang dalam sesi live chatting via aplikasi facebook bersama pemain ganda putra Malaysia, Tan Boon Heong.

Dalam pengakuannya, Rexy mengatakan bahwa kontrak masa jabatannya sebagai Kepala Pelatih BAT akan habis akhir tahun ini.

Peraih medali emas Olimpiade 1996 itu menuturkan bahwa ia tidak akan mengajukan perpanjangan kontrak dengan BAT.

Baca Juga: Lin Dan Ngotot ke Olimpiade Tokyo 2020, Begini Respons Lee Chong Wei

"Saya masih di Thailand. Kontrak saya dengan BBAT akan berakhir pada akhir 2020," ucap Rexy Mainaky dilansir SportFEAT.com dari Badminton Planet.

Adanya penundaan Olimpiade Tokyo 2020 selama satu tahun pun disebutkan Rexy tidak mempengaruhinya dalam memutuskan soal kontraknya dengan BAT.

Justru, mantan partner Ricky Subagja itu seolah memberikan sinyal untuk kembali ke Malaysia.

Baca Juga: Chen Long Makin Menua, Tim Pelatih Tunggal Putra China Adopsi Sistem Latihan Baru

"Meski Olimpiade Tokyo 2020 ditunda, saya sudah berencana untuk kembali ke Kuala Lumpur (Malaysia)," kata Rexy.

"Saya dan istri saya akan balik ke Kuala Lumpur, Malaysia," lanjutnya.

Rexy Mainaky, istri dan kedua anaknya, Geraldine dan Christian, memang telah diberikan status penduduk permanen oleh pemerintah Malaysia sejak Juli 2007.

Baca Juga: BWF Bakal Lanjutkan Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 pada 6 Turnamen Tahun Depan

Bagi Rexy Mainaky, Malaysia memang bukan tempat baru.

Sejak 2007 hingga 2013, Rexy sudah mengabdi di Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) sebagai pelatih ganda di sana, sebelum sempat kembali ke pelatnas Cipayung di bawah pimpinan mantan Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan.

Dalam kesempatan yang sama, Tan Boon Heong sendiri sempat menanyakan apakah Rexy sudah ditawari kontrak melatih oleh BAM.

BAM sendiri memang sempat dikabarkan sedang mencari pelatih baru demi persiapan mereka ke Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga: Demi Matangkan Persiapan Olimpiade Tokyo 2020, Malaysia Ingin Tambah Pelatih Baru

Namun, Rexy menjawab bahwa ia sama sekali belum didekati oleh BAM."Apakah anda sudah diberikan surat tawaran dari BAM?" tanya Tan Boon Heong."Belum. Terakhir kali Kenny Goh (Sekjend BAM) mendekati saya itu awal 2019. Sejak itu, belum ada kabar apapun dari dia," sahut Rexy.(*)