Find Us On Social Media :

Tak Banyak yang Tahu, Pemain Class of 92 Awalnya Digaji Rendah oleh Manchester United

Class of 92 Manchester United

SportFEAT.COM- Para pemain jebolan Class of 92 rupanya di awal kontrak profesionalnya mendapatkan gaji yang rendah.

Menjadi pemain muda berbakat di sebuah klub besar untuk saat ini sebagian besar akan mendapatkan sodoran kontrak yang menggiurkan.

Namun hal tersebut tidak akan terjadi pada era tahun 90-an, seperti kasus yang terjadi di Manchester United ini.

Baca Juga: Lama Tak Terdengar Kabarnya, Eks Persija Jakarta Ini Kini Jadi Pemandu Wisata

Manchester United di era kepelatihan Sir Alex Ferguson pernah mengeluarkan produk akademi terbaiknya yang dilabeli 'Class of 92'.

Dalam Class of 92 tersebut berisikan calon-calon pemain bintang seperti Nicky Butt, David Beckham, Paul Scholes, Ryan Giggs, serta Garry dan Phill Neville.

Tak banyak yang tahu diawal karier profesionalnya para pemain muda angkatan 90-an termasuk Class of 92 ini mendapatkan gaji yang sangat kecil untuk seorang pemain sepak bola.

Hal ini diungkapkan langsung oleh salah satu mantan lulusan akademi Manchester United di era tersebut Keith Gillespie.

Gillespie mengatakan saat itu para pemain muda diberikan kontrak profesionalnya dengan bayaran yang kecil atas permintaan Alex Ferguson sebagai manajer.

Ferguson sengaja menerapkan hal tersebut agar para pemain muda berbakat Setan Merah tetap membumi.

Gillespie mengungkapkan kala itu tiap pemain lulusan akademi akan diberikan bayaran 230 poundsterling per minggunya atau setara dengan empat juta rupiah.

"Dengan Sir Alex, ketika kami menandatangani kontrak profesional, Beckham, Scholes, Butt, Garry Neviil, hanya mendapatkan bayaran 230 poundsterling," ujar Gillespie.

Gillespie menyampaikan Alex Ferguson saat itu menginginkan para pemain muda untuk meningkatkan kualitasnya bila ingin bayaran yang lebih besar lagi.

"Kami semua melakukan debut di tim utama dan berada di dalam lingkungan tim tersebut," ungkapnya, dilansir SportFEAT.COM dari SportBible.

"Dia (Ferguson) mengatakan bahwa anda harus pergi ke tingkatan yang lebih tinggi untuk mendapatkan uang yang besar."

Baca Juga: Terkenal sebagai Gelandang Hebat, Ini Posisi Pertama Marc Klok Saat Mengawali Karier Sepak Bola

Meski dibayar kecil, rupanya kini para pemain lulusan akademi Manchester United di bawah pimpinan Alex Feguson menjadi pemain yang sukses.

David Beckham saat ini menjadi pengusaha di Amerika Serikat dan pemilik klub Inter Miami.

Paul Scholes dan Garry Neviile saat ini menjadi pembicara di salah satu stasiun tv saluran olahraga terkemuka.

Phil Neville pernah menjabat sebagai pelatih kepala bagi timnas putri Inggris, dan Nicky Butt menjadi pelatih tim muda Manchester United.

Sedangkan Ryan Giggs hingga saat ini tercatat masih menjadi pelatih kepala untuk tim nasional senior Wales.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Juventus termasuk klub yang jarang kalah hingga harus rela gawangnya dijebol lawan sampai empat kali. AC Milan menjadi tim terbaru yang mampu menorehkan catatan langka ini kala mengalahkan Juventus dengan skor 4-2 pada laga lanjutan Liga Italia, Selasa (7/7/2020). Juventus terakhir kali kalah dengan kebobolan empat gol terjadi pada final Liga Champions musim 2016-2017 melawan Real Madrid. Yang menarik, Ronaldo juga hadir dalam kekalahan menyakitkan tersebut. Saat itu, Ronaldo belum berstatus sebagai pemain Juventus dan masih membela klub lamanya, Real Madrid. Ronaldo turut menyumbang dua gol untuk Real Madrid pada saat itu. #juventus #ronaldo #ligaitalia #seriea #bolasport #bolastylo #sportfeat #bolanas #superballid #gridnetwork

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on