Find Us On Social Media :

Akhirnya Terkuak! Fabio Quartararo dan Petronas Yamaha Dilarang Ulangi Kesalahan Ini jika Ingin Menang di MotoGP Teruel 2020

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, pada konferensi pers jelang MotoGP Teruel, Kamis (22/10/2020).

SportFEAT.COM - Fabio Quartararo dan Petronas Yamaha dilarang ulangi kesalahan ini jika ingin menang di MotoGP Teruel 2020.

Fabio Quartararo sempat difavoritkan mampu melesat pada gelaran balapan MotoGP pekan lalu di Sirkuit Aragon, Spanyol.

Pada seri bertajuk MotoGP Aragon itu, pembalap Petronas Yamaha tersebut sebenarnya sukses meraih pole position dalam sesi kualfiikasi alias start balapan dari urutan pertama.

Akan tetapi, pada hari H balapan, mimpi buruk justru menghinggapi Fabio Quartararo.

Baca Juga: Makin Menjanjikan, Alex Marquez Dapat Wejangan Khusus dari Marc Marquez di MotoGP Teruel 2020

Penampilannya benar-benar jeblok hingga akhirnya harus finis jauh di urutan ke-18. Hal ini sekaligus membuatnya tergusur dari puncak klasemen MotoGP 2020 lantaran disalip Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang saat itu finis podium tiga.

Padahal, penampilan El Diablo di Sirkuit Aragon sebenarnya tidak terlalu buruk jika berkaca pada seri musim lalu, di mana kala itu ia mampu finis di tempat kelima.

Belakangan diketahui Fabio Quartararo mengeluhkan adanya tekanan yang tidak pas pada ban Michelin motor YXR-M1 miliknya selama balapan pekan lalu.

Masalah salah memilih kompon ban yang mana Fabio Quartararo memakai kompon medium, disinyalir jadi penyebabnya.

Namun, pihak Michelin kini mulai bisa mengurai permasalahan yang dialami Quartararo.

Permasalahan bukan ada pada kesalahan memilih kompon ban.

Baca Juga: Anak Didik Valentino Rossi PeDe Bisa Naik Podium di MotoGP Teruel 2020

Tetapi, kesalahan ada pada Fabio dan Petronas Yamaha yang memutuskan menggunakan ban medium tanpa melakukan uji tes selama latihan bebas terlebih dahulu untuk mendapatkan data tekanan yang sesuai.

"Masalahnya adalah mereka tidak melakukan tes untuk ban medium selma sesi FP4 yang mana saat itu kondisinya mirip saat balapan," ujar Direktur Michelin, Piere Taramasso, kepada Autosport.

"Jadi mereka tidak punya data untuk memahami tekanan bera[a yang mesti digunakan dan mereka hanya menggunakan tekanan dasar,"

Baca Juga: Hal yang Harus Dikorbankan Valentino Rossi demi Sang Adik Mentas di MotoGP 2021

"Hal inilah yang menyebabkan bahwa ternyata tekanan dasar itu terlalu tinggi untuk ban medium mereka dari yang seharusnya," kata Taramasso.

Sementara itu, dari pemilihan kompon ban, Taramasso mengatakan bahwa itu tidak menjadi masalah sekalipun digunakan di Sirkuit Aragon.

"Pilihan ban medium di depan adalah tepat. dengan kondisi trek yang demikian dan melihat hasil balapan kemarin, itu tidak masalah," ucap Taramasso.

"Jadi sekali lagi permasalahannya bukan terletak pada [emilihan ban kompon," tukasnya.

Baca Juga: Perasaan Fabio Quartararo usai Tergusur dari Puncak Klasemen oleh Joan Mir

Kesalahan inilah yang tentu tidak boleh diulangi Fabio Quartararo dan Petronas Yamaha pada pekan ini, jika mereka masih ingin mengejar kemenangan pada MotoGP Teruel 2020.

MotoGP Teruel 2020 masih akan bergulir di Sirkuit Aragon, dan akan melangsungkan sesi balapan pada Minggu (25/10/2020) besok.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom) pada