Find Us On Social Media :

Tampil Lelet saat Jadi Test Rider Yamaha, Begini Pembelaan Jorge Lorenzo

Aksi Jorge Lorenzo bersama Yamaha pada shakedown test MotoGP 2020, Selasa (4/2/2020)

SportFEAT.COM - Jorge Lorenzo menjelaskan apa yang menjadi penyebabnya tampil lambat saat jadi test rider Yamaha pada tes MotoGP Portimao.

Penampilan Jorge Lorenzo sebagai test rider Yamaha pada tahun ini terbilang belum begitu memuaskan.

Ia baru mendapat dua kali kesempatan menjalankan peran barunya itu pada tes Sepang (Februari 2020) dan tes Portimao (awal Oktober 2020).

Pada dua tes MotoGP itu pun Jorge Lorenzo belum bisa maksimal.

Baca Juga: Jorge Lorenzo Akhirnya Buka Suara, Akui Dapat Tawaran Jadi Test Rider Aprilia, tapi...

Bahkan di tes Portimao, ia tercatat lebih lambat empat detik dari tim Aprilia.

Hasil ini membuat X-Fuera semakin diragukan untuk bertahan lama sebagai test rider Yamaha.

Apalagi, sejauh ini pada dua tes itu Yamaha sendiri cuma membekali Lorenzo dengan motor M1 2019.

Berbagai spekulasi pun muncul soal niat Yamaha dalam merekrut Lorenzo hingga penyebab Lorenzo belum bisa optimal menjalankan peran barunya itu sejak pensiun pada 2019 lalu.

Padahal, di awal musim ini, pembalap asal Spanyol itu berujar bahwa saat kembali menunggangi M1, ia langsung merasakan chemistry kuat dengan motor itu.

Maklum, selama menjadi juara dunia tiga kali di kelas MotoGP, mantan rekan satu tim Valentino Rossi itu memenanginya saat berhelm Yamaha.

Ketika ditanya soal performanya menjadi test rider Yamaha yang belum memuaskan, teritama di Portimao, Lorenzo pun menjelaskan penyebabnya.

Baca Juga: Cal Crutchlow Ungkap Reaksinya Jika Harus Pensiun Saat Ini Juga

Mantan pembalap yang juga pernah membela Ducati itu menjelaskan bahwa tes Portimao berada di luar perkiraannya.

Sebab Lorenzo mengaku bahwa sebelumnya Yamaha sudah memberitahu tidak akan ada tes MotoGP yang harus ia jalankan akibat COVID-19.

"Pada bulan Juni saat pandemi COVID-19 masih terus menyerang, saya diberitahu Yamaha bahwa dipastikan tidak akan ada lagi tes MotoGP," jelas Lorenzo dalam wawancara Diario AS.

Baca Juga: Andrea Dovizioso dalam Negosiasi dengan Yamaha untuk Jadi Pembalap Penguji dan Gantikan Jorge Lorenzo?

Karena kabar itulah, Lorenzo lantas menjalani hidupnya sedikit lebihs santai. Ia mulai menurunkan porsi latihannya.

"Jadi saya menurunkan porsi latihan saya karena saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan tahun depan. Jika saya melanjutkannya, saya masih belum tes apap-apa sampai Fenruari, pikir saya begitu," ucap dia.

Namun ternyata semua berubah ketika Yamaha melalui Direktur tim, Massimo Meregalli mendadak memberitahunya soal tes Portimao.

Sebagai informasi, tes Portiamo diadakan karena sirkuit yang berada di Portugal itu akan jadi seri penutup MotoGP 2020 dan belum pernah digunakan sebelumnya.

Lorenzo pun sudah berlatih semaksimal mungkin namun hasilnya masih belum begitu memuaskan.

"Meregalli bilang ke saya ada tes Portimao untuk persiapan balapan dan saya mulai berlatih semaksimal mungkin," kata Lorenzo.

"Ada beberapa gap waktu dan saya tidak membalap dalam performa terbaik saya. Apalagi saat itu saya sudah delapan bulan sama sekali tidak naik motor MotoGP, yang mana itu adalah motor balap super ekstrem," tukas Lorenzo lagi.

"Jadi saya kehilangan segalanya, Saya hilang ritme, refleks, reaksi waktu saya melambat. Bahkan meski saya ini Lorenzo atau Rossi atau Marquez, tetap saja pembalap butuh beberapa hari untuk sesuai lagi ke MotoGP," tutupnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom) pada