Find Us On Social Media :

Lionel Messi anggap Barcelona Membuat Keputusan Gila dan Ia Siap Eksodus ke Amerika

Megabintang Barcelona, Lionel Messi, akhirnya memutuskan bertahan.

SportFEAT.COM - Lionel Messi terang-terangan mengaku kecewa kepada pengurus Barcelona yang ia anggap membuat keputusan gila dan mengaku ingin eksodus ke Amerika Serikat.

Setelah musim baru, Lionel Messi merasa tak bahagia karena keputusan-keputusan Barcelona ia anggap tak masuk akal.

Situasi itu membuatnya tak akan menyesal jika harus meninggalkan klub yang membesarkan namanya.

Kontrak Messi akan habis pada musim panas 2021 dan dia bebas melakukan kesepakatan dengan klub lain.

Baca Juga: Bukan PSG dan Man City, Messi Justru Bercita-cita Ingin ke MLS

"Adalah diriku yang mengatakan kepada klub bahwa aku ingin pergi. Aku merasa sudah memenuhi sebuah lingkaran dan ada saatnya untuk meninggalkan klub yang telah memberi banyak kepadaku," kata Messi kepada La Sexta, seperti dikutip SportFEAT.com dari Dailymail.co.uk.

"Dulu aku ingin meraih banyak gelar serta bermain di Liga Champions dan sekarang merasa harus ada perubahan. Presiden klub kemudian mulai menyaring hal ini dan memberi gambaran negatif tentang diriku," lanjutnya.

Meski sangat mencintai Barcelona, Messi merasa seolah waktunya di Nou Camp sudah selesai karena beberapa keputusan klub di level pejabat.

"Jauh dari mudah bagiku untuk mengatakan aku ingin meninggalkan klub dan kota ini. Keluargaku ingin tetap tinggal di sini. Di sinilah rumah mereka, tapi aku merasa ini saatnya untuk pergi," tegasnya.

Baca Juga: Manajernya Dihina, Khamzat Chimaev Siap Libas Conor McGregor

Salah satu keputusan klub yang membuatnya marah adalah penjualan striker Luis Suarez.

"Kepergian Luis Suarez tak ada hubungannya dengan keputusanku, tapi aku merasa kepergiannya dan cara klub membiarkannya pergi sangat gila."

Messi mengaku kaget dan marah ketika tahu Barcelona membiarkan Luis Suarez dengan gratis.

"Kepindahan Luis Suarez ke Atleti (Atletico Madrid) adalah gila!"

"Dia pindah dengan gratis, hanya membayar sisa kontraknya dan bergabung dengan tim yang berjuang meraih tujuan yang sama dengan kami. Sangat tak bisa dipercaya!" kecamnya lagi.

Baca Juga: Marcus Rashford, sang Ujung Tombak Manchester United yang Sukses Ikuti Jejak Wayne Rooney hingga David Beckham

Messi mengaku masih menjaga hubungan baik dengan Suarez dan sering kontak.

"Kami berbicara dengan baik dan aku menghubunginya setiap hari," akunya.

Messi pun kemudian melayangkan isyarat pergi yang sekaligus sebagai ancaman kepada klub.

"Mari kita lihat dan tunggu apa yang akan terjadi. Aku akan membuat keputusan pada musim panas. Klub akan mengalami periode berat secara finansial, maka akan sangat rumit jika ingin membawa Neymar kembali."

Messi tahu, meninggalkan Barcelona bisa sulit dan bisa berakhir di meja hukum.

Ia yakin akan memenangkannya jika terpaksa harus diselesaikan di meja pengadilan.

Namun, dia tak ingin meninggalkan Barcelona dengan cara seperti itu.

Saat ini dia juga tak mau membicarakan soal transfer meski pada Januari transfer window telah dibuka.

Dia ingin tetap konsentrasi dengan Barcelona dan melakukan yang terbaik buat klub.

Namun, ketika disinggung apakah tertarik pindah ke Paris Saint-Germain atau Manchester City, Messi mulai memberi isyarat ke mana akan pergi.

Baca Juga: Tak Sabar Jajal Warisan Valentino Rossi, Fabio Quartararo Sampai Korbankan Vinales

Menurutnya, ia justru tertarik untuk pindah Amerika Serikat dan membela klub di sana.

"Aku ingin bermain di Amerika Serikat dan merasakan hidup dan liga di sana, tentu akan akan kembali ke Barcelona untuk beberapa kapasitas," ungkapnya.

"Aku tak berpikir terlalu jauh ke depan dalam waktu dekat ini dan hanya ingin melihat bagaimana musim ini akan berakhir," tegasnya.

Meski begitu, ia menegaskan jika pindah dia akan melakukannya tanpa ragu.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom)