SportFEAT.com - Mantan tunggal putra nomor satu dunia, Lee Chong Wei turut terkejut dengan keputusan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) yang tiba-tiba mendepak 5 pemain senior.
Keputsan BAM mendepak 5 pemain senior, yaitu Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, Lai Pei Jing, Soniia Cheah dan Vivian Hoo, mengejutkan banyak pihak.
Selain membuat kaget para pemain itu sendiri, kejadian ini juga tak luput dari sorotan legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei.
Peraih 3 medali perak Olimpiade itu tak menyangka BAM akan mengambil keputusan untuk mendegradasi 5 pemain tersebut di waktu yang krusial dalam pengumpulan poin Olimpiade Tokyo 2020.
Baca Juga: Mendadak Pecat 5 Pebulu Tangkis Senior, BAM Frustrasi Lihat Pemainnya Kalah Terus-terusan
Apalagi, di antara beberapa nama pemain itu, ada yang sudah memastikan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 secara matematis.
Selain itu, mereka juga ada yang masih bertengger di peringkat 10 dunia ganda campuran, yakni Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dan 12 dunia yakni Lai Pei Jing.
Khusus Lai Pei Jing, ia didepak sendirian, sementara partnernya, Tan Kian Meng masih diberi kesempatan oleh BAM.
Tak ayal hal ini bisa memicu masalah baru karena pasangan ganda campuran tersebut kini berbeda naungan.
Dengan kata lain, Tan Kian Meng saat ini tanpa partner di pelatnas BAM.
Situasi ini mengundang perhatian dari Lee Chong Wei.
Baca Juga: Kento Momota Berangkat ke German Open 2021, Persaingan Tunggal Putra Sesungguhnya Tersaji
Lee yang juga sempat satu pelatnas dengan mereka turut prihatin dengan kondisi ini. Padahal, beberapa dari mereka masih ada yang tengah berjuang untuk mendapatkan spot ke Olimpiade Tokyo 2020.
"Sayang sekali, para pemain ini dipecat ketika mereka sama sekali tidak menyangkanya," ujar Lee Chong Wei dilansir Sportfeat.com dari The Star.
"Sebagai mantan pemain, saya hanya ingin memberi semangat pada pemain ini. Hidup terus berjalan. Sebagian besar pemain ini telah bersama BAM lebih dari 5 tahun dan bahkan ada yang lebih dari 10 tahun."
"Mereka sudah bekerja keras, ada yang sering dibekap cedera, beberapa ada yang sibuk sekolah dan olahraga, banyak pengorbanan."
"Saya tahu mereka pasti kesal, karena mereka tidak siap, tetapi banyak opsi di luar pelatnas," kata Lee lagi.
Kendati peluang berkarier di luar pelatnas ada, tetapi Lee cukup menyayangkan sikap BAM yang mendepak mereka di saat ini.
Mengingat mereka masih punya kesempatan besar ke Olimpiade, mereka harus rajin mengikui turnamen pada beberapa bulan ke depan.
Namun di tengah pandemi saat ini, menjadi pemain independen baru tentu tidak mudah untuk menggaet sponsor.
"Saya tahu waktunya sulit, sulit mendapatkan sponsor saat pandemi Covid-19. Tetapi saya harap mereka tidak berkecil hati," ungkapnya.
"Saya harap mereka tetap mendapat dukungan yang dibutu8hkan untuk lolos ke Olimpiade," pungkasnya.