Find Us On Social Media :

Ganda Putra Indonesia Jalani Tes Fisik, Herry IP: Masih Ada Atlet yang Belum Penuhi Standar

Tim Ganda putra Indonesia saat menjalani tes fisik di Pelatans PBSI.

SportFEAT.com - Tim ganda putra Indonesia menjalani tes fisik di pelatnas Cipayung, Herry IP menilai masih ada satu atau dua atlet yang belum memenuhi standar.

Sektor ganda putra Indonesia telah menjalani tes fisik di pelatnas Cipayung pada awal pekan ini.

Tes fisik pelatnas bulu tangkis ini memang jadi bagian dari program kepelatihan PBSI.

Sebanyak 13 pemain ganda putra utama pelatnas PBSI mengikuti tes ini.

Baca Juga: Hafiz/Gloria Masih Mending, Ganda Campuran Terbuang Ini Lebih Ngenes usai India Open 2021 Ditunda

Ditambah 2 pemain ganda putri yakni Greysia Polii dan Jesita Putri Miantoro yang juga menimbrung ikut tes ini.

Ada beragam tes fisik yang wajib dijalani para pemain.

Serangkaian tes fisik tersebut mulai dari Ball Medicine Test, Core Test, Court Agility Test, RAST Test, Vertical Jump Test hingga Bleep Test.

Tes fisik ini dipimpin oleh pelatih fisik tim ganda putra Indonesia, Ricky Susiono.

Jalannya tes fisik ganda putra Indonesia juga diawasi langsung oleh Pelatih Kepala ganda putra, Herry Iman Pierngadi.

Baca Juga: India Open 2021 Ditunda, Hafiz/Gloria Wajib Habis-habisan di 2 Turnamen Tersisa

Dari hasil tes fisik yang sudah dijalani para anak didiknya, Herry IP menuturkan bahwa rata-rata semua pemain ganda putra memiliki kekuatan fisik yang tidak terlalu kurang.

"Secara hasil memang saya belum melihat secara detail, tetapi dari pengamatan sekilas dari tes awal ini rata-rata tidak terlalu di bawah," kata Herry Iman Pierngadi dikutip Sportfeat dari Badminton Indonesia."Semua masuk di standar minimum yang saya mau. Tetapi (hasil ini) belum cukup, masih banyak yang harus ditingkatkan," imbuhnya.

Baca Juga: Gagal Tikung Hafiz/Gloria di Olimpiade Tokyo 2020, Ganda Campuran Malaysia Ubah Target

Meski demikian, dalam pengamatan Herry IP, ada beberapa pemain yang masih belum memenuhi standar yang minimum yang telah ditetapkan.

Atlet yang dinilai pelatih berjuluk Coach Naga Api itu belum memenuhi standar merupakan pemain yang memang sedang mengalami masalah pada kakinya.

"Paling ada satu atau dua atlet yang belum memenuhi standar, karena kakinya bermasalah," lanjut Herry.

Sementara itu, Herry IP menjelaskan bahwa hasil tes fisik ini jadi bekal baginya dan tim pelatih fisik untuk menjalankan program latihan yang akan di berikan kedepannya.

Tidak hanya sekali, tes fisik ini juga akan dilaksanakan kembali pada beberapa bulan ke depan.

"Tes ini kan untuk penilaian awal. Hasilnya akan kita buat program latihannya. Saya berharap dengan latihan yang kita jalankan nanti, tes berikutnya sudah lebih baik lagi peningkatannya," ujar Herry."Rencananya kami akan lakukan tes fisik tiga atau empat bulan sekali untuk terus mengukur kondisi fisik anak-anak," ujar Herry lagi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom)