Find Us On Social Media :

Jadi Debutan Ganas, Si Bocah Ajaib Tak Pernah Trauma Kecelakaan

Berani-beraninya pembalap rookie di kelas Moto3, Pedro Acosta secara terbuka untuk menantang Valentino Rossi.

SportFEAT.com - Pembalap debutan sekaligus si Bocah Ajaib Pedro Acosta tak pernah memiliki rasa takut jatuh selama terjun berkompetisi di kancah MotoGP 2021.

Pedro Acosta tahun ini menjadi salah satu bintang baru di ranah MotoGP.

Turun di kelas Moto3, Pedro Acosta menjelma jadi pembalap ganas yang langsung melahap 3 gelar juara dan 1 podium runner-up.

Pembalap yang masih berusia 16 tahun itu bahkan kini melesat memimpin klasemen Kejuaraan Dunia Moto3, menungguli Garcia Dols yang bertengger di tempat kedua.

Keunggulan Pedro Acosta di puncak klasemen Moto3 2021 pun tak main-main, yakni 54 poin dari posisi kedua. Total kini Acosta mengantongi 103 poin klasemen juara dunia Moto3.

Baca Juga: Marc Marquez 'Hobi' Banget Kecelakaan, Legenda MotoGP Ini Bocorkan Penyebabnya

Seiring dengan masih banyaknya seri yang akan bergulir musim ini, Acosta diyakini akan kembali menambah pundi-pundi gelarnya dan semakin menegaskan diri sebagai pembalap baru yang harus diwaspadai.

Cobaan sempat menghampiri Acosta pada seri terakhri di Prancis pekan lalu.

Balapan di sirkuit Le Mans yang basah jadi pengalaman baru bagi Acosta.

Dia sempat terjatuh 3 kali saat menjalani latihan bebas dan harus start dari posisi belakang, ke-21.

Acosta sempat melesat naik ke posisi enam dalam balapan namun kembali terjatuh di tikungan 3 yang memang banyak memakan korban.

Namun secara heroik, ketika Acosta memulai lagi balapan dari posisinya ke-23, ia tetap mampu tampil ganas dan masuk 10 besar hingga finis di urutan ke-8.

Baca Juga: Ganas di MotoGP 2021, Ducati Eskpansi Besaran-besaran pada Musim Depan

Prestasi yang sungguh luar biasa bagi bocah kelahiran Spanyol itu, dan menjadi kebanggan timnya Red Bull KTM Ajo.

Usut punya usut, keganasan Acosta rupanya tak lepas dari mentalnya yang kokoh bagai baja, ia mengaku tak pernah takut atau trauma dengan kecelakaan yang ia alami.

Dia bahkan dengan berani menyalip rival-rival di depannya tatkala melintasi tikungan 3 yang jadi titik kecelakaan dia sebelumnya.

Baca Juga: Miguel Oliveira Beberkan Biang Keladi yang Buat KTM Melempem di MotoGP 2021

"Tentu saja, tidak ada rasa takut (untuk jatuh)," ucap Pedro Acosta dikutip Sportfeat dari Motosan.es.

"Jika saya tidak jatuh, nanti itu tidak lucu," ucapnya sambil tertawa.

"Saya tidak tahu kenapa bisa jatuh, tetapi mungkin ada lebih banyak bekas ban mobil di tikungan itu dari pada titik lain, dan itulah mengapa tikungan 3 menjadi tikungan yang banyak terjadi kecelakaan," tukasnya.

Melihat fenomena ajaibnya di musim debutnya, Acosta tidak luput dari pertanyaan tentang kemungkinan langsung upgrade ke Moto2 pada musim depan.

"Saya belum tahu. Kami masih di bulan Mei dan jalan masih panjang," ungkap Acosta.

"Kami masih punya waktu untuk menenangkan diri dan mempertimbangkannya," ucap dia.

Baca Juga: Benci Jadi Cinta ala Si Bocah Ajaib Pedro Acosta di Moto3 2021

Selain mental baja, salah satu tips Acosta agar tetap menjaga fokusnya dalam meniti karier di kancah MotoGP adalah menghapus akun media sosial.

"Ya, saya tidak punya. Saya pikir adalah hal tepat untuk menghapus akun saya dari jejaring sosial media dan terus berpikir tentang apa yang harus saya perbaiki atau tingkatkan," kata Acosta.