Find Us On Social Media :

Nyaris Kehilangan Podium Cuma-cuma, Joan Mir Berharap Aturan Track Limit MotoGP Lebih Manusiawi

Miguel Oliveira dan Joan Mir melanggar track limit di lap terakhir MotoGP Italia 2021

SportFEAT.com - Aturan track limit mewarnai gelaran MotoGP Italia 2021, Joan Mir dan Miguel Oliveira nyaris saja kehilangan podium.

Joan Mir (Suzuki Ecstar) dan Miguel Oliveira (KTM Red Bull) menjadi dua pembalap MotoGP yang turut menyedot perhatian di MotoGP Italia 2021.

MotoGP Italia 2021 menyajikan perlombaan sengit yang sangat kentara antara Ducati vs Yamaha, tetapi Joan Mir dan Miguel Oliveira juga tak mau ketinggalan.

Sama sekali tidak disangka sebagai favorit podium, Mir dan Oliveira membuat penampilan apik sepanjang balapan seri keenam MotoGP 2021 itu.

Baca Juga: Sampai Minta TV Hotel Dicabut, Jack Miller Geram Tayangan Ulang Kecelakaan Fatal Jason Dupasquier Jadi Konsumsi Publik

Miguel Oliveira menjadi pembalap KTM ganas yang hampir mengoyak dominasi Ducati dan Yamaha.

Ia berhasil mempertahankan diri di barisan depan sampai akhirnya mampu mengunci podium runner-up.

Sememtara Joan Mir, dia juga lebih sengit, bahkan saat melawan rekan setimnya sendiri Alex Rins di perebutan posisi keempat.

Setelah Rins jatuh, Mir lantas mengintai jajaran podium dan keunggulannya memelihara keausan ban kembali terlihat di akhir balapan ketika pembalap asal Spanyol itu berhasil mengamankan podium ketiga.

Sekilas saat melihat hasil MotoGP Italia 2021 itu tak ada yang ganjal.

Baca Juga: Kecelakaan Tragis Pembalap Jason Dupasquier Merembet ke Penyelidikan Pembunuhan

Namun ternyata, sebenarnya di lap terakhir, baik Oliveira atau Mir sama-sama melanggar aturan track limit atau batas lintasan.

Mereka terdeteksi sensor sempat melewati green area (wilayah tepi lintasan yang dicat hijau) setelah melintasi tikungan terakhir dan menuju garis finis.

Baca Juga: Curhatan Alex Marquez: Marc Marquez Sekarang Sangat Menderita

Dalam aturan MotoGP, siapapun yang menginjak green area dikenai hukuman dengan menurunkan satu posisi finis mereka.

Podium Oliveira sempat dianulir jadi turun ke tempat ketiga, sedangkan Mir di tempat keempat, namun pada akhirnya Race Director memutuskan mengembalikan posisi mereka dalam keadaan semula.

Keputusan itu masih meninggalkan jejak kontroversial karena banyak yang menilai, Johann Zarco (Pramac) yang finis keempat, seharusnya bisa naik ke podium kedua.

Terlepas dari itu, Joan Mir sendiri merasa bahwa aturan track limit jangan hanya berdasar sensor otomatis semata, tetapi juga membutuhkan sisi humanis.

Sang juara dunia bertahan itu seakan menyoroti bagaimana perjuangannya dan Oliveira dalam mengejar posisi tersebut, dan hal ini akan menyakitkan jika tercoreng dengan aturan track limit yang terkesan abu-abu.

"Sekarang dengan sensor, mereka benar-benar sensitif terhadap hal ini," ungkap Joan Mir dikutip Sportfeat dari Autosport.

Baca Juga: Alex Rins Kian Terpuruk usai Jatuh 4 Kali Beruntun dan Gagal Finis di MotoGP 2021

"Saya tidak menyadari bahwa saya sempat berada di urutan kedua, lalu Miguel menyentuh green area dan begitu pula dengan saya," kata Mir.

"Memang track limit adalah sesuatu yang penting, kalau tidak ada akan sangat bahaya karena pembalap bisa melebar keluar dari lintasan, setelahnya kan ada rumput."

"Tetapi, saya pikir dalam kasus ini, atau di lap terakhir, saya rasa banyak Race Director dari kalangan mantan pembalap juga ya, jadi bagaimanapun keputusan untuk lap terakhir sebanikanya tetap mengambil dari sisi manusiawi juga," ucap Mir lagi.