Find Us On Social Media :

Valentino Rossi Akui Masih Menggebu Balapan MotoGP, tapi Usia Tak Bisa Bohong

Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) dan sang adik, Luca Marini (SKY Avintia Ducati) saat menjalani sesi FP MotoGP Belanda 2021, di sirkuir Assen, Jumat (25/6/2021).

SportFEAT.com - Valentino Rossi mengakui bahwa ia masih semangat dan bergairah mengikuti kompetisi MotoGP. Sayangnya usia tidak bisa bohong dan hasil adalah hal yang terpenting bagi dia.

Valentino Rossi menjalani musim yang kelabu di MotoGP 2021.

Pembalap Petronas Yamaha itu sama sekali belum menorehkan podium di musim ini.

Hingga paruh pertama MotoGP 2021 berakhir, Valentino Rossi masih terdampar di papan bawah klasemen pembalap.

Baca Juga: Jadi Pesaing Terkuat, Johann Zarco Masih Kesulitan Meniru Satu Keunggulan Fabio Quartararo

Hasil terbaiknya adalah finis di posisi ke-10, selebihnya Rossi selalu terlempar dari 10 besar atau justru crash dan gagal finis balapan.

Melihat musim ini performa Rossi kian menurun, tak heran jika bayang-bayang pensiun semakin mengejar karier The Doctor.

Apalagi Rossi tahun ini genap berusia 42 tahun.

Rossi sendiri mengakui jika sebenarnya ia masih cinta MotoGP, ia masih sangat menggebu-gebu dalam menikmati setiap proses balapan di MotoGP.

Namun, pembalap asal Italia itu menyadari bahwa saat ini, hasil adalah yang paling terpenting dan menjadi cerminan apakah ia layak bertahan di MotoGP.

"Gairah saya dan semangat saya masih sangat besar," kata Rossi dikutip Sportfeat dari Speedweek.

Baca Juga: MotoGP 2022 Belum Mulai, Tim Balap Valentino Rossi Sudah Minta Hal Ini dari Ducati

"Saya sangat menikmatinya, tapi hasil sangat penting," tegas Rossi.

"Hidup ini sangat menegangkan, Anda harus banyak berlatih. Ketika Anda membalap, selalu ada perasaan luar biasa. Tapi Anda juga memiliki banyak tekanan," kata juara dunia 9 kali itu lagi.

Rossi memiliki kontrak satu musim dengan Petronas Yamaha di tahun ini.

Baca Juga: Murid Valentino Rossi Bongkar Rahasia di Balik Keputusan Pakai Nomor 63, Ada Pengaruh 3 Pembalap Ini

Opsi perpanjangan satu tahun sebenarnya ada.

Namun melihat hasil-hasil balapannya di paruh pertama MotoGP 2021, rasanya sulit melihat dia dipertahankan Petronas Yamaha yang sejatinya biasa mengorbitkan pembalap muda.

"Ada tekanan dari luar tapi Anda juga menempatkan diri Anda di bawah tekanan. Semangat bukan jadi persoalannya, tapi Anda harus memahami apakah hasil baik akan terjadi," kata Rossi.

"Seperti dalam semua olahraga, hasil sangat menentukan," ucap dia lagi.

Keputusan Rossi tentang masa depannya di tahun 2022 kemungkinan akan segera terkuak.

Setelah jeda musim panas, Rossi berencana membuat keputusan apakah akan pensiun atau memiliki opsi lain untuk bertahan di MotoGP.