Find Us On Social Media :

Sekian Lama Terpuruk, Faktor Ini Bikin Aprilia Kembali Berjaya di MotoGP 2021  

Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro dan CEO Aprilia, Massimo Rivola.

SportFEAT.com – Legenda balap MotoGP, Max Biaggi membocorkan faktor yang membuat Aprilia kembali berjaya di MotoGP 2021.

Aprilia menjelma menjadi tim yang menakutkan di MotoGP 2021.

Sekian lama terpuruk, Aprilia kini mulai menemukan tajinya musim ini.

Pabrikan Noale itu baru saja mencetak sejarah dengan merebut podium perdana di era kelas Grand Prix.

Baca Juga: Aprilia Baru Berani Patok Juara Dunia MotoGP 2023 Setelah Punya 2 Pembalap Jagoan

Raihan tersebut berhasil dicetak oleh Aleix Espargaro yang menggondol podium ketiga di MotoGP Inggris 2021.

Prestasi mentereng pabrikan Italia diprediksi kembali berlanjut setelah kedatangan pembalap anyarnya yakni Maverick Vinales.

Legenda balap sekaligus mantan pembalap Aprilia, Max Biaggi pun menyebut bahwa era kejayaan pabrikan Noale itu mulai muncul lagi.

Seperti diketahui, kolaborasi antara Max Biaggi dengan Aprilia pernah menghasilkan empat gelar juara dunia kelas 250cc.

“Aprilia adalah merek yang sejak awal telah menantang raksasa Jepang, dengan kemenangan (podium ketiga di MotoGP Inggris 2021) era modern telah kembali ke permainan,” tutur Max Biaggi dilansir SportFEAT.com dari Paddock GP.

“Mereka juga menciptakan sebuah RS-GP yang selain indah juga super efisien.”

“Untuk muncul hari ini di MotoGP modern tidak terlalu sederhana,” lanjut Biaggi.

Baca Juga: Valentino Rossi Pensiun, Francesco Bagnaia Ogah Dilabeli Pewaris Sang Guru

Selain, perkembangan para kru Aprilia dalam mengembangkan motor RS-GP ada hal lain yang membuat pabrikan Noale itu kembali berjaya.

Max Biaggi mengaku bahwa Aprilia memiliki keunikan tersendiri yang tak dimiliki oleh pabrikan lainnya.

“Ada 6 pabrikan dan level pembalapnya sangat kompetitif,” ujar Max Biaggi.

Baca Juga: Marc Marquez Makin Sengsara di MotoGP 2021 Usai Hancurkan Balapan Rookie Ganas Ducati

“Tetapi di Noale mereka tahu cara untuk membalap sepeda motor, mereka memiliki hasrat yang tak terkendali yang selalu memungkinkan mereka untuk muncul di balapan.”

“Dan ketika, di Aprilia, kami memutuskan untuk turun ke bisnis, itu adalah saat ketika mimpi terindah menjadi kenyataan,” sambung pria Italia itu.

Lebih lanjut, Max Biaggi optimistis bahwa mantan timnya itu akan menjadi tim yang lebih kuat di MotoGP 2022.

Mantan pembalap berusia 50 tahun itu juga mengapresiasi kerja keras CEO Aprilia, Massimo Rivola yang memberikan perbedaan bagi tim pabrikan Noale.

Baca Juga: Terbuang dari KTM Tech3, Pembalap Tertinggi MotoGP Tepis Tawaran Ducati dan Lebih Pilih Singgah ke Ajang Balap Menantang Ini

“Dan sekarang, kisah indah ini di MotoGP dengan kedatangan Massimo Rivola  menandai dimulainya era baru," jelas Max Biaggi.

“Mentalitasnya memberikan apa yang kurang, memberikan Romano Albesiano dan semua teknisi Aprilia kesempatan untuk mengekspresikan diri mereka yang terbaik,” tambah pria Italia itu.

“Hasilnya adalah sepeda motor yang sejak awal terbukti lahir di bawah bintang keberuntungan,” tukasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom)