Find Us On Social Media :

Bak Seorang Paranormal, Valentino Rossi Ternyata Sudah Ramal Kemenangan Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2021

Valentino Rossi (kiri) dan Francesco Bagnaia (kanan).

SportFEAT.COM - Pembalap kawakan Valentino Rossi, buka suara soal kemenangan Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon 2021.

Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia berhasil memenangi ajang MotoGP Aragon 2021.

Rider berusia 24 tahun itu sukses menjadi yang tercepat dalam perlombaan yang berlangsung Minggu (12/9/2021) di Sirkuit Motorland Aragon.

Bagnaia mengalahkan juara dunia delapan kali Marc Marquez (Repsol Honda) yang harus puas duduk di tempat kedua.

Sementara itu, juara dunia MotoGP 2020 Joan Mir (Suzuki Ecstar), menguntit di posisi ketiga.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2021 – Sinyal Bahaya untuk Suzuki, Si Juara Dunia Mulai Ketar-ketir Hadapi Aprilia

Adapun pemimpin klasemen sementara Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) gagal menampilkan performa apik dan hanya finis di tempat kedelapan.

Di sisi lain, keberhasilan Francesco Bagnaia di Aragon ternyata sudah diramalkan oleh sang guru Valentino Rossi.

Jelang perlombaan MotoGP Aragon 2021 lalu, The Doctor memprediksi bahwa anak didiknya tersebut akan segera meraih kemenangan perdana.

"Menurut saya, sudah saatnya Francesco Bagnaia menang, dan mendobrak tabu,” ucap Valentino Rossi dilansir SportFEAT.com dari Motosan.es.

“Dia melaju sangat cepat, dia mengemudi tanpa rasa takut, pabrikan Ducati sangat cepat dan mereka melakukan pekerjaan yang hebat dengan tim.“

Dan benar saja, ramalan Rossi terbukti menjadi kenyataan setelah Bagnaia keluar sebagai pemenang.

Baca Juga: Andrea Dovizioso Ternyata Ngaspal di MotoGP Aragon 2021, Marc Marquez Kasih Buktinya

Valentino Rossi pun merasa senang dengan hasil positif yang didapatkan sang murid.

"Saya sangat, sangat senang untuk Pecco, secara pribadi. Kami adalah teman baik, kami sering bersama dan saya harus mengucapkan selamat kepadanya," ungkap Rossi.

"Kemenangan pertama di MotoGP tidak bisa dilupakan, dan kemenangan itu, berjuang sampai tikungan terakhir, sangat fantastis, dan dia mengendarai Ducati dengan cara yang fantastis

"Dia juga cepat di Silverstone, dia selalu sangat cepat, meskipun dia tidak beruntung," tambah The Doctor.

Meski berhasil menjadi pemenang, Rossi menilai ada satu hal yang hilang dari Bagnaia yakni lap tercepat.

"(Nilai) balapan Pecco hari ini adalah 10: dia start dari pole (position)," ucap Rossi.

"Dia selalu di depan, dan dia memenangkan pertarungan sampai putaran terakhir, sampai mati.

"Dia hanya melewatkan putaran tercepat," tukas juara dunia sembilan kali tersebut.