Find Us On Social Media :

MotoGP 2022 - Marc Marquez Memang Tak Tergantikan di Honda tapi Stefan Bradl Siap Unjuk Gigi

Marc Marquez dan Pol Espargaro saat memenangi MotoGP Emilia Romagna 2021.

SportFEAT.com - Sosok Marc Marquez sulit tergantikan di Repsol Honda, namun dengan keadaannya sekarang, bukan tak mungkin Stefan Bradl akan kembali jadi tumpuan di awal musim MotoGP 2022.

Penampilan Marc Marquez di MotoGP 2022 masih jadi tanda tanya.

Marc Marquez masih menjalani pemulihan dari diplopia yang telah dialaminya sejak akhir tahun lalu, tepatnya setelah mengalami kecelakaan saat latihan.

Banyak spekulasi beredar bahwa Marc Marquez kemungkinan tak bisa mentas di awal musim MotoGP 2022.

Namun hal tersebut masih sebatas prediksi, Honda sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kepastian nasib Marquez sampai berita ini ditulis.

Test rider Honda, Stefan Bradl bisa menjadi alternatif tim berlogo sayap tunggal untuk mengisi kekosongan Marquez.

Baca Juga: Ada Misi Tersembunyi Toprak Razgatlioglu Jajal Motor Yamaha M1 di MotoGP 2022

Honda juga belum mengonfirmasi apakah akan mencari pengganti Marc Marquez jika juara dunia delapan kali itu absen di awal musim.

Kendati demikian, satu hal yang pasti adalah Stefan Bradl dipastikan akan tetap mentas di awal musim untuk melakukan tes shakedown MotoGP yang dimulai pada 31 Januari hingga 2 Februari 2022.

Bradl sendiri tidak bisa memberikan kabar terbaru soal Marc Marquez.

Namun ia telah mengincar dua wildcard di tahun ini.

Baca Juga: Prediksi Pengamat MotoGP, Joan Mir Bakal Segera Gabung Repsol Honda

Pemenangan 7 seri MotoGP itu juga sadar bahwa tiada yang bisa menggantikan posisi Marquez.

Hanya saja, tekad Bradl masih membara untuk membuktikan diri bahwa ia bisa jad alternatif andalan.

Baca Juga: India Open 2022 Bergulir Pekan Depan, Jepang Absen Total, Ahsan/Hendra hingga Eks Ratu Bulu Tangkis Indonesia Tampil

 

"Saya paham orang-orang di tim Repsol sekarang, termasuk kepala kru Marc, Santi Hernandez," ucap Bradl dikutip Sportfeat dari Speedweek.

"Saya tidak mau memberi tekanan pada diri saya sendiri, saya sudah bisa berpikir matang dan keluar dari masa-masa seperti itu."

"Posisi yang saya miliki di HRC kuat. Saya tidak perlu membuktikan apapun kepada siapapun kecuali diri saya sendiri," kata Bradl lagi.