Find Us On Social Media :

Fabio Quartararo Terusik Bayang-bayang Kehadiran Bocah Ajaib Ini di MotoGP

Pedro Acosta resmi jadi juara dunia Moto3 2021

SportFEAT.com - Baru saja jadi juara dunia MotoGP, Fabio Quartararo sudah terusik dengan bayang-bayang bocah ajaib Pedro Acosta jika debut di MotoGP.

Fabio Quartararo berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2021 dengan beberapa catatan impresif.

Fabio Quartararo menyabet gelar juara dunia MotoGP di usianya yang baru 22 tahun.

Dia juga jadi pembalap Prancis pertama dalam sejarah MotoGP modern yang memenangkan kelas premier.

Kesuksesan Quartararo juga mengakhiri paceklik gelar Yamaha yang terakhir kali juara dunia lewat Jorge Lorenzo pada 2015 silam.

Namun, euforia kemenangan Fabio Quartararo tampaknya tidak bisa terlalu lama.

Kehadiran pembalap muda yang semakin ganas-ganas membuat pembalap berjulukan El Diablo itu sadar bahwa ia harus senantiasa fokus menghadapi persaingan baru.

Satu nama yang membuatnya was-was adalah Pedro Acosta.

Pedro Acosta baru debut Moto3 pada tahun lalu dan langsung sukses menyabet titel juara dunia Moto2.

Baca Juga: Ngotot Enggan Balik ke Pelatnas, Goh Jin Wei Sudah Teguh Pilih Jalur Independen dan DIlatih Pelatih Asal Indonesia

Si Bocah ajaib yang masih berusia 17 tahun itu, tahun ini akan debut di Moto2 2022.

Fabio Quartararo tidak ragu menyebutkan bahwa dalam jangka waktu 1-2 tahun ke depan, Pedro Acosta mungkin sudah jadi momok baru lawannya di kelas MotoGP.

"Dalam dua tahun atau lebih cepat, dia akan bertarung untuk gelar juara dunia MotoGP," ucap Fabio Quartararo tentang Acosta, dilansir Sportfeat dari Paddock GP.

Satu hal yang dilihat Quartararo tentang Pedro Acosta tak cuma dari cara balapannya yang agfresif dan cepat belajar.

Tetapi juga dari kekuatan mentalnya.

"Anak ini adalah gambaran masa depan," kata Quartararo.

"Dia langsung juara dunia di tahun debutnya di Moto3 yang sangat sengit."

"Saya ingat betul, di Jerez, ada tekanan yang sulit padanya untuk ditangani oleh pembalap semuda ini."

"Dia ditempatkan bersama pembalap MotoGP pada saat konferensi pers, dan dia tahu bagaimana cara berbicara dengan baik, dia kuat secara mental apalagi saat beraksi sebagai pembalap," kata Quartararo.

Baca Juga: Tak Dikasih Bonus Apa-apa usai Juara Dunia 2021, Loh Kean Yew Sampai Dapat Donasi dari Penggemar Bulu Tangkis Singapura