Find Us On Social Media :

Ini Ratapan Andriy Shevchenko Setelah Ukraina Dibombardir Rusia

Pelatih Genoa sekaligus legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, mengaku senang mendapatkan sambutan meriah di San Siro dalam laga Coppa Italia.

SportFEAT.com - Mantan kapten timnas Ukraina sekaligus legenda AC Milan, Andriy Shevchenko meratapi kekacauan di negaranya usai dibombardir Rusia.

Invasi Rusia ke Ukraina telah menyebabkan kekacauan besar sejak serangan masif pada Kamis (24/2/2022).

Seluruh lapisan masyarakat Ukraina mulai merasakan imbas peperangan yang semakin panas.

Tak terkecuali sosok mantan pesepakbola kebanggaan Ukraina, Andriy Shevchenko.

Baca Juga: Awas Jorge Martin, Tangan Kanan Valentino Rossi Berharap Luca Marini Bisa Rebut 1 Kursi Pabrikan Ducati

Legenda AC Milan sekaligus peraih Ballon d'Or 2004 tersebut ikut merasakan betapa menyeramkannya situasi serangan Rusia di Ukraina.

"Pada dini hari, perang skala penuh diprakarsai oleh Rusia. Masyarakat dan keluarga saya diserang," ungkap Andriy Shevchenko dalam cuitan Twitter miliknya, dikutip Sportfeat dari Daily Mail."Tolong, saya meminta kalian untuk mendukung negara kami dan menyeru pemerintah Rusia untuk menghentikan agresi dan pelanggaran hukum internasional mereka.""Kami hanya ingin perdamaian. Perang bukanlah jawaban," lanjut mantan pelatih Genoa tersebut.

Baca Juga: Tim VR46 Resmi Lauching Livery, Luca Marini Diprediksi Melejit di MotoGP 2022

Deklarasi perang telah dikeluarkan Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan tajuk operasi militer khusus, kepada Ukraina.

Rudal, bom dan tank-tank Rusia telah menyerbu kawasan Ukraina.

Kkhususnya di wilayah timur Ukraina yang memang menjadi titik panas kedua negara.

Baca Juga: Satu Kekalahan Mengejutkan Ganda Putra Terbaik Malaysia yang Kini Bikin Rexy Mainaky Gundah Gulana

Situasi panas antara Rusia dan Ukraina telah terjadi sejak 2014 silam.

Di sisi lain, pecahnya perang antara Rusia dan Ukraina mau tidak mau membuat UEFA kini harus menggelar rapat dadakan pada Jumat (25/2/2022), terkait keberlanjutan final Liga Champions 2022.

Sebelumnya, final Liga Champions 2022 rencananya digelar di Negeri Beruang Merah pada akhir Mei mendatang.

Namun akibat situasi panas yang kini terjadi, Parlemen Eropa telah mengajukan surat tertulis dan mendesak UEFA untuk segera mengganti kota tuan rumah agenda akbar tersebut.

Baca Juga: Diperkuat 6 Wakil, Ganda Putra Indonesia Langsung Bidik Final di All England Open 2022

Selain itu, invasi Rusia ke Ukraina kini juga mulai merugikan tim sepak bola mereka sendiri.

Pasalnya, sejumlah negara telah sepakat tidak sudi bermain melawan Rusia pada di play-off Piala Dunia 2022 Zona Eropa.

Sejumlah negara tersebut diantaranya adalah Swedia, Polandia dan Republik Ceska.