“Dan juga, saya tidak mungkin bekerja di luar negeri. Kedua anak saya masih kecil, saya ingin melihat mereka tumbuh dewasa.”
“Keluarga saya tetap yang terbaik. Prioritas saya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga saya.”
Chong Wei mengaku jika sejak pensiun di bulan Juni 2019, ia sudah ditawari mengisi kursi kepelatihan, namun ia selalu menolaknya.
Kendati demikian jika nanti Chong Wei menerima tawaran pekerjaan sebagai pelatih, ia berjanji akan memprioritaskan BAM sebagai pilihannya.
“Yakinlah bawa jika saya kembali, pilihan pertama saya adalah bersama tim nasional (Malaysia).”
Ia juga menerangkan jika menjadi penganalisis adalah posisi yang mungkin lebih baik ketimbang dirinya menjadi pelatih kepala.
Baca Juga: Manajer Fabio Quartararo Akui Dapat Tawaran ke Tim Rival: Kami Menghormati Yamaha
“Sejujurnya, saya tidak tahu saya cukup baik untuk melatih.”
“Tetapi jika itu adalah peran konsultan, maka itu adalah sesuatu yang mungkin saya setujui.”
Seusai gantung raket pada tahun 2019, Lee Chong Wei mengaku masih sering bertukar pesan dengan Chou Tien Chen yang selalu meminta pendapatnya tentang permainannya.
“Saya senang memberikan saran dan wawasan kepada para pemain.”
“Chou Tien Chen, yang merupakan teman baik saya misalnya, sering meminta pendapat saya tentang permainnanya,” kata pria berusia 39 tahun itu.
Baca Juga: MotoGP Americas 2022 - Enea Bastianini Mulai Bangkit usai Raih Hasil Apik di Latihan Bebas