Find Us On Social Media :

Pembalap Legendaris Suzuki Sebut Mantan Timnya Bisa Batalkan Mundur dari MotoGP, Asal..

Kevin Schwantz, juara Dunia 500cc tahun 1993.

SportFEAT.com – Kevin Schwantz beranggapan jika mantan timnya mendapat dana besar dari sponsor baru, kemungkinan Suzuki membatalkan niatnya keluar dari MotoGP.

Separuh musim belum berjalan, MotoGP 2022 langsung dihebohkan dengan kabar hengkangnya Suzuki dari kejuaraan di akhir musim 2022 nanti.

Kabar mengejutkan tersebut mulai terhembus usai gelaran MotoGP Spanyol 2022.

Lewat pernyataan resmi dari Suzuki pada Kamis (12/5/2022), pabrikan asal Jepang itu sedang melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Dorna selaku promotor MotoGP 2022.

Baca Juga: Debutan Ganda Putri Indonesia Langsung Dipatok Target Tinggi usai Raih Medali Emas SEA Games 2021

Kabar mundurnya Suzuki tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat saat ini Alex Rins dan Joan Mir masih mampu bersaing di papan atas klasemen MotoGP 2022.

Namun sebaliknya, mantan pembalapnya di era 90-an, Kevin Schwantz jika dirinya tak terlalu terkejut dengan kabar tersebut.

Apalagi rumor yang beredar, mundurnya Suzuki akibat permasalahan finansial yang masih belum stabil akibat pandemic Covid-19 yang dialami 2 tahun terakhir.

Baca Juga: Sabar Menanti, Leo/Daniel Akhirnya Ikuti Jejak Bagas/Fikri dan Pram/Yere

“Saya tidak begitu terkejut, Suzuki telah berjuang untuk menjual sepeda motor dan produk baru selama beberapa tahun terakhir,” Schwantz mengawali dikutip Sportfeat dari corsedimoto.com

“Saya tidak tahu apa arus kasnya (keuangan), bagaimanapun, itu keputusan yang wajar untuk Suzuki.”

Suzuki diketahui memang tidak punya ‘dekengan’ sponsor besar untuk mengarungi MotoGP 2022.

Baca Juga: Diminta Harus Tahan Ego dan Emosi, Apriyani Perlahan Mengayomi Fadia

Kendati sulit, pria berusia 57 tahun itu berpendapat, Suzuki mungkin bisa berubah pikiran untuk tidak jadi menarik diri dari kejuaraan MotoGP.

“Saya berharap sponsor  kaya besar akan muncul dengan segepok tagihan (uang), jika beberapa menumpuk, Suzuki mungkin berubah pikiran,” imbuh juara dunia 500cc tahun 1993 itu.

“Yah, itu agak sulit.. tidak mudah untuk mengembalikan keputusan,” terangnya.

Baca Juga: SEA Games 2021 - Bukti Kekompakan Leo/Daniel Usai Berhasil Rebut Medali Emas

Dengan mundurnya Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins menjadi komoditi panas bursa transfer MotoGP 2022.

Hingga saat ini, kabar Joan Mir merapat ke Honda menjadi gossip yang paling santer didengar.

Apalagi, Alberto Puig selaku Manajer Honda sudah mengkonfirmasi hal tersebut.

Kendati mendukung keputusannya, Schwantz mewanti-wanti agar Mir mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan tim yang baru.

"Dia bisa pergi ke sana (Honda) dan mendominasi Kejuaraan Dunia. Tapi saya mendengar bahwa bekerja untuk Honda terkadang agak sulit," tutup Schwantz.