Find Us On Social Media :

Aleix Espargaro Akui Mustahil Kejar Fabio Quartararo Jika El Diablo Terus Stabil

Duo Aprilia, Aleix Espargaro (depan) dan Maverick Vinales (belakang) saat melakoni MotoGP Jerman 2022

SportFEAT.com – Aleix Espargaro merasa mustahil mengejar gap poin Fabio Quartararo di klasemen sementara MotoGP 2022.

Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro harus puas hanya meraih posisi keempat saat melakoni balapan di MotoGP Jerman 2022,

Memulai balapan dari posisi keempat, Aleix Espargaro harus merelakan podiumnya saat 3 lap terakhir MotoGP Jerman 2022.

Aleix Espargaro harus merelakan tempatnya diambil oleh Jack Miller yang mampu memanfaatkan kesalahannya.

Dengan tambahan 13 poin, Aleix Espargaro kini mengkoleksi 138 poin.

Baca Juga: Hal yang Masih Disyukuri Enea Bastianini meski Terlempar dari 3 Besar Klasemen MotoGP 2022

Pembalap asal Spanyol itu masih menempati posisi kedua.

Hasil lebih baik didapat Fabio Quartararo, usai mampu meraih kemenangan back to back dan membuatnya makin kokoh di puncak.

Kini diantara mereka berdua terpaut 34 poin.

Melihat gap skor yang tak terlalu jauh Aleix Espargaro masih optimistis mampu mengejar ketertinggalannya.

Baca Juga: Batuk saat Balapan pun Masih Bisa Juara, Fabio Quartararo Memang Istimewa

Namun di sisi lain, pembalap Aprilia itu realistis melihat performa Quartararo yang terus konsisten dan makin klop dengan YZR-M1nya.

Di Sirkuit Sachsenring sendiri, Quartararo mampu mengasapi rivalnya dengan membuat jarak hampir 5 detik.

Hal itulah yang malah membuat Aleix Espargaro gusar

“Sulit. Masalahnya bukan poinnya, jumlahnya tidak begitu banyak. Tiga puluh bukan apa-apa,” kata Aleix Espargaro dikutip Sportfeat dari Motosan.es.

Baca Juga: Martabat Ducati Justru Terselematkan Pembalap Tim Satelit yang Tak Pernah Juara

“Jika Fabio (Quartararo) jatuh dan saya menang di Assen (MotoGP Belanda 2022), saya ada di sana, tetapi masalahnya adalah Fabio melaju sangat cepat dalam balapan.”

“Anda harus realistis, hari ini jika saya mendapatkan ban normal, kecepatan saya dengan (Johann) Zarco, sekali lagi, seperti di Barcelona (MotoGP Catalunya 2022) untuk menempati posisi kedua atau ketiga, tetapi Fabio memberi kami (jarak) tiga detik lagi.”

Baca Juga: Rekor 40 Tahun Hancur Lebur, Honda Catatkan Hasil Terburuk di MotoGP Jerman 2022

Namun menengok MotoGP 2021, Fabio Quartararo juga sedikit keteteran saat jalani paruh musim kedua.

Hal itulah yang kembali diharapkan Aleix Espargaro.

“Itulah kenyataannya. Apa pun bisa terjadi, ada banyak trek tersisa, kejuaraan masih panjang, kami telah melihat ribuan hal.”

“Tahun lalu, Fabio di akhir tahun juga tidak brilian, tapi masalahnya adalah pada hari Minggu dia melaju lebih cepat dari saya,” tutur Aleix Espargaro lagi.