Find Us On Social Media :

Penderitaan Tiada Akhir, Honda Terancam Makin Sengsara di MotoGP Belanda 2022

Alberto Puig lakukan keputusan yang berat dengan membiarkan Marc Marquez tetap menjalani balapan MotoGP Italia di sirkuit Mugello (29/5) lalu.

SportFEAT.com - Setelah catatkan hasil terburuk sepanjang sejarah di MotoGP Jerman, Honda terancam makin sengsara jelang MotoGP Belanda 2022.

MotoGP Jerman 2022 menjadi penanda jatuhnya kedigdayaan Honda sebagai salah satu tim pabrikan bergengsi di MotoGP.

Honda sama sekali gagal meraih poin dari 4 pembalap yang diterjunkan.

Hasil itu menjadi hasil terburuk untuk pertama kalinya dalam 40 tahun berkompetisi di seri Jerman.

Baca Juga: Anehnya Ducati, Terlalu Manjakan Pecco Bagnaia meski Langganan Jatuh dan Gagal Finis

Tim yang selalu meraih kemenangan dalam satu dekade terakhir di Sirkuit Sachsenring, kini gagal total.

Absennya Marc Marquez membuat Honda kehilangan takhta Sachsenring sekaligus terjerembab dalam jurang kemunduran.

Ironisnya, pil pahit itu bisa jadi masih mengancam jelang MotoGP Belanda 2022 akhir pekan ini.

Sirkuit Assen bukan sirkuit yang mudah bagi Honda. Hal ini diakui betul oleh Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig.

"Kami tidak mau bersembunyi, kami mau meningkatkan hasil kami. Assen adalah trek yang selalu sulit untuk kami. Treknya sangat menuntut fisik," kata Alberto Puig dikutip SportFEAT.com dari Motosan.es.

Baca Juga: MotoGP Belanda 2022 - Jomplang dengan Fabio Quartararo, Franco Morbidelli Cari Cara Bangkit di Sirkuit Panggung Yamaha

"Di trek tersebut, Anda harus punya motor dengan keseimbangan yang bagus karena ada beberapa sudut tikungan yang berkecepatan tinggi dan lainnya sangat lambat."

"Harus bisa mengontrol motor dengan baik, kalau tidak bisa kesulitan di sana," kata Puig.

Puig mengakui situasi Honda saat ini sedang tidak bagus.

Performa mereka bisa dibilang sangat jeblok di musim ini. 

Baca Juga: Digadang-gadang Jadi Penerus Valentino Rossi, Francesco Bagnaia Justru Semakin Merana di MotoGP 2022

"Saya tahu bahwa kami tidak dalam situasi yang bagus sekarang," ucap Puig.

"Kami harus segera berubah dan bangkit."

"Kami sudah pernah mengalami hal semacaam ini di masa lalu, kami adalah Honda!"

"Memang hasil di Jerman kemarin bukan hasil bagus, dan kami harus segera menganalisisnya untuk mengetahui solusi apa yang harus kami ambil secepatnya," ucap Puig.

Baca Juga: Alex Rins Menuju LCR Honda Gantikan Adik Marc Marquez?

Sirkuit Assen sendiri terkenal sebagai sirkuit yang menjadi panggung Yamaha.

Yamaha sudah mengoleksi 11 gelar juara di sana, termasuk pada edisi terakhir yang dimenangkan Fabio Quartararo.