Find Us On Social Media :

Malaysia Open 2022 - Setelah Kalah Mengenaskan dari Vito, Raja Bulu Tangkis Tuan Rumah Krisis Kepercayaan Diri?

Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia saat tampil di perempat final Thomas Cup 2022, di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis (12/5/2022).

SportFEAT.com - Setelah dikalahkan Shesar Hiren Rhustavito di Malaysia Open 2022, tunggal putra nomor satu tuan rumah Lee Zii Jia makin terombang-ambing.

Tunggal putra nomor satu Malaysia, Lee Zii Jia sedang terombang-ambing terkait partisipasinya menuju turnamen setelah Malaysia Open 2022, yakni Malaysia Masters 2022 (5-10 Juli).

Lee Zii Jia yang awalnya berencana mengikuti Malaysia Masers 2022 kini  mendadak jadi ragu setelah kalah mengejutkan di Malaysia Open 2022.

Lee Zii Jia kalah prematur di babak kedua Malaysia Open 2022 setelah gagal meredam perlawanan tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito.

Di laga tersebut, Lee Zii Jia kalah dalam tiga gim dengan skor 19-21, 21-19, 16-21.

Kekalahan itu membuat Vito menjadi salah satu lawan tersulit Lee Zii Jia yang mana rekor head-to-head mereka kini ketat menjadi 4-4.

Setelah dikalahkan Vito secara mengejutkan di hadapan publik sendiri, Lee Zii Jia mulai merenungkan rencana turnamennya.

Tunggal putra peringkat 5 dunia itu berusaha keras untuk tidak mengalami krisis kepercayaan diri setelah kalah dari Vito.

Pelatih Lee Zii Jia, Indra Wijaya menuturkan bahwa Lee Zii Jia sedang menimbang keputusannya terkait partisipasi ke Malaysia Masters 2022.

"Memenuhi harapan publik adalah sesuatu yang harus dibiasakan oleh Zii Jia. Malaysia Open 2022 ini menjadi pengalaman lain baginya untuk belajar mengatasi tekanan publik," kata Indra Wijaya dikutip Sportfeat dari The Star.

"Jika Zii Jia ingin bermain, dia akan tampil habis-habisan. Dan itulah mengapa kami harus benar-benar mengevaluasi kondisinya sebelum memutuskan apakah dia perlu bertanding di Malaysia Masters 2022," jelas Indra Wijaya.

Pelatih asal Indonesia itu menambahkan bahwa Lee Zii Jia tidak bisa asal mengikuti turnamen saja.

Sebab targetnya kini bukan sekadar mau bersaing tetapi adalah juara.

"Dia tidak akan bertanding hanya untuk bersaing semata," kata Indra.

"Kami harus menganalisis lagi pertandingan dia di turnamen untuk mengidentifikasi kekurangan dan membuat program latihan yang dipersiapkan dengan baik jelang Kejuaraan Dunia 2022," kata Indra.

"Selain itu kan selama ini turnamen sangat padat, ada 5-6 turnamen dalam 2 bulan terakhir. Jadi kami akan memutuskan apakah Zii Jia bisa bermain di Malaysia Masters 2022," tukasnya.

Dengan gugurnya Lee Zii Jia di Malaysia Open 2022, praktis tuan rumah tak punya lagi wakil tunggal putra tersisa di turnamen BWF World Tour Super 750 itu.

Wakil-wakil tunggal putra Malaysia lainnya seperti Daren Liew dan Ng Tze Yong sudah gugur.

Kekalahan Lee Zii Jia juga membuat Malaysia gagal mengakhiri paceklik gelar di tunggal putra pada Malaysia Open.

Tunggal putra Malaysia terakhir yang mampu juarai turnamen yang sudah digelar sejak 1937 adalah Lee Chong Wei pada tahun 2018.