Find Us On Social Media :

Malaysia Open 2022 - Masih Puasa Gelar, Rexy Mainaky Soroti Faktor Kelemahan Ganda Putri Nomor Satu Tuan Rumah

Atlet bulutangkis ganda putri Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan, sedang memberikan isyarat kepal tangan tanda keberhasilan saat bertanding di Istora Senayan, Jakarta, 11 Juni 2022.

SportFEAT.com - Gugur prematur di Malaysia Open 2022, Rexy Mainaky lontarkan kritik tajam untuk Pearly/Thinaah yang terjebak dengan kesalahan mereka sendiri.

Pearly Tan/Muralitharan Thinaah yang merupakan ganda putri terbaik yang dimiliki Malaysia kembali memperpanjang tren buruk mereka.

Kini mereka kini telah menambah catatan puasa gelar lebih dari setahun lamanya.

Swiss Open 2021 menjadi gelar terakhir kali yang mereka rasakan.

Baca Juga: Malaysia Open 2022 - Head-to-head Fajar/Rian vs Goh/Nur, Pertemuan 2 Musuh Bebuyutan

Di Malaysia Open 2022, Pearly/Thinaah yang berstatus sebagai tuan rumah sudah tumbang di babak kedua di laga yang digelar Kamis (30/6/2022).

Zhang Shu Xian/Zheng Yu yang merupakan pemain non unggulan dari China kali ini menjadi penghadang bagi Pearly/Thinaah.

Pasangan Malaysia yang kini menepati peringkat 10 dunia itu bahkan kalah dengan dua gim langsung 19-21, 15-21.

Melihat performa mereka, Rexy Mainaky selaku Direktur Kepelatihan Ganda BAM melontarkan kritik tajam kepada mereka.

Baca Juga: Malaysia Open 2022 - Biang Kerok yang Buat Ahsan/Hendra Gagal Comeback Atas Ganda Putra Nomor Satu Malaysia

Kurang sabarnya dalam pengambilan keputusan masih menjadi catatan yang harus segera mereka benahi.

Selain itu, legenda bulu tangkis asal Indonesia itu juga menyebut jika Pearly/Thinaah harus segera memperbaiki kondisi fisik mereka yang dinilai masih belum cukup kuat.

“Kita perlu membantu mereka melatih kekuatan dan daya tahan mereka," kata Rexy dikutip Sportfeat dari The Star.

Baca Juga: Malaysia Open 2022 - Netizen China Kritik Pedas Ganda Putri Jagoan Mereka usai Kalah Mengejutkan dari Apriyani/Fadia

"Pearly juga tidak dalam performa terbaiknya sejak awal turnamen ini."

"Dia bergegas untuk mengakhiri reli dan membuat kesalahan mudah."

"Jadi, area-area ini perlu ditingkatkan,” pungkas Rexy.

Pearly pun sadar akan sektor yang menjadi kekurangannya itu.

Baca Juga: Live Streaming Malaysia Open 2022 - 3 Wakil Indonesia Bertanding, Fajar/Rian Dibayangi Tekanan Publik Tuan Rumah

Pemain yang masih berusia 22 tahun itu mengaku akan terus berusaha memperbaiki kelemahannya.

Apalagi, Pearly/Thinaah masih memiliki satu kesempatan lagi untuk bisa naik podium di hadapan publik sendiri saat melakoni Malaysia Masters 2022.

"Rasanya sangat menyenangkan bermain di negara saya, tetapi saya tampak terburu-buru dalam permainan saya,” katanya.

“Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Thinaah dan saya pasti akan belajar dari ini dan bersiap-siap untuk Malaysia Masters minggu depan.''