Find Us On Social Media :

Apriyani/Fadia Wajib Waspada, Rexy Mainaky Sudah Pasang Target Tinggi untuk Ganda Putri Nomor 1 Malaysia

Atlet bulutangkis ganda putri Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan, sedang memberikan semangat dengan simbol salaman saat bertanding di Istora Senayan, Jakarta, 11 Juni 2022.

SportFEAT.COM - Rexy Mainaky menargetkan ganda putri Malaysia Pearly/Thinaah mampu bersaing dalam perebutan medali Olimpiade 2024 Paris.

Saat ini, Pearly Tan/Muralitharan Thinaah memang tengah fokus pada pemulihan cedera salah satu pemain yakni Pearly.

Pemain 22 tahun itu diketahui harus menepi selama enam pekan karena mengalami cedera hamstring.

Cedera tersebut didapat Pearly saat tampil di babak kedua Japan Open 2022, Agustus lalu.

 Baca Juga: Pol Espargaro Singgung Marc Marquez usai Raih Hasil Jeblok di MotoGP Thailand 2022

Melihat situasi ini, ganda putri nomor satu Malaysia itu diragukan tampil pada Denmark Open 2022.

Denmark Open 2022 sendiri akan dilangsungkan pada 18-23 Oktober mendatang di Odense.

Direktur Kepelatihan ganda BAM Rexy Mainaky, tak terlalu memusingkan absennya Pearly/Thinaah di Denmark Open 2022.

Sebab fokus utama pelatih asal Indonesia itu adalah meloloskan Pearly/Thinaah ke Olimpiade 2024 Paris.

Baca Juga: Fabio Quartararo Diam Seribu Bahasa, Bos Yamaha Bingung Jelaskan Hasil Balapan MotoGP Thailand 2022

Tak hanya itu, Rexy bahkan sudah mengusung target tinggi untuk peraih emas Commonwealth Games 2022 tersebut.

Rexy berharap Pearly/Thinaah tak hanya meramaikan gelaran Olimpiade, tetapi juga bersaing dalam perebutan medali.

Hal ini tentu menjadi ancaman sendiri bagi ganda putri terbaik Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Pearly/Thinaah merupakan salah satu rival Apriyani/Fadia, dimana rekor pertemuan saat ini masih sama kuat 1-1.

Baca Juga: Faktor Non-Teknis yang Bikin Marc Marquez Ngegas di MotoGP Thailand 2022

"Saya harus memastikan mereka tidak pergi ke Olimpiade hanya untuk berpartisipasi, harus bersaing untuk menjadi kandidat medali," kata Rexy.

"Kalau kita dapat medali, itu bagus untuk Malaysia karena ganda putri belum pernah meraih medali di Olimpiade sebelumnya."

Meski begitu, ada satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Rexy Mainaky dan jajarannya.

Saat ini, Rexy belum mengumumkan siapa pelatih yang akan mendampingi Pearly/Thinaah di setiap turnamen yang diikuti.

Sejak ditinggal Chan Chong Ming, BAM belum mengumumkan siapa pelatih ganda putra pelatnas.

Baca Juga: Murid Valentino Rossi Cabang Yamaha Bongkar Hikmah di Balik Kegagalan Fabio Quartararo pada MotoGP Thailand 2022