Find Us On Social Media :

Marc Marquez Akui Krisis Honda Dimulai Sejak Cedera Parahnya

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez siap tanggung risiko apapun di MotoGP Valencia 2022 demi hasil bagus di balapan kandang.

SportFEAT.com - Marc Marquez mengakui krisis Honda terjadi sejak ia mengalami cedera fatal pada 2020 lalu di Jerez.

Marc Marquez mengalami cedera fatal sejak kecelakaan di MotoGP 2020 seri Jerez yang membuat lengan kanannya bermasalah sejak saat itu.

Kecelakaan tersebut berefek panjang di mana Marc Marquez harus absen satu musim penuh. 

Comeback-nya pun tidak mulus.

Baca Juga: Bos Ducati Tepis Gosip Jorge Martin Masih Marah dan Tuding Tim Lain Sebenarnya Cuma Iri

Meski sempat memetik juara dan podium lagi, tetap saja performa Marc Marquez masih terlihat belum seperti jati dirinya.

Juara dunia delapan kali itu mengakui bahwa sejak ia cedera, Honda memang beanr-benar menurun dan mengalami krisis.

"Di Honda, krisis dimulai ketika saya cedera parah," ungkap Marc Marquez dikutip Sportfeat dari Corse di Moto.

"Sebelumnya kami sudah juara selama empat musim beruntun, bahkan saya menyapu hasilnya di tahun 2019," kata Marquez.

"Lalu saya cedera, sebagai pembalap utama mereka, tidak berada di jalur dan di situlah komplikasi masalah dimulai," imbuhnya.

Faktanya, sejak ditinggal Marquez absen akibat cedera tersebut, Honda memang mengalami musim terburuk mereka di MotoGP.

Seolah hilang arah, tiada yang mampu mengerti dan memahami RC213V.

Baca Juga: Alex Rins Bisa Jadi Sosok Kunci untuk Mengembalikan Era Kejayaan LCR Seperti di Masa Lalu

Sejak itu pengembangan RC213V mulai berubah bahkan Marc Marquez sendiri juga sudah tidak merasa cocok dengan motor pabrikan berlogo sayap tunggal itu.

Desas-desus Marquez ingin hengkang dari Honda pun terus menggema.

Hingga akhirnya Marquez mengakui bahwa ia memang bisa saja mengambil keputusan keluar dari tim yang sudah dibelanya sejak 2013 itu.

Target utama Marquez masih juara dunia, jika Honda tak bisa memberikan motor kompetitif, ia siap cabut.

Baca Juga: Lin Jarvis Akui Yamaha Akan Sangat Kerepotan Hanya Punya 2 Pembalap di MotoGP 2023

Hanya saja, Marquez masih bersabar. Setelah tes pramusim MotoGP 2023 di Sepang, kemungkinan Marquez baru akan menentukan sikapnya.

"Tapi saya sangat percaya Honda, mereka pun sangat menghormati saya," ujar Marquez.

"Mereka mempercayai saya dan tujuan saya adalah kembali ke level teratas untuk meraih hasil maksimal bersama Honda," tutupnya.