Find Us On Social Media :

Pembalap Penguji Honda: Memiliki Marc Marquez di Tim Bak Pisau Bermata Dua

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez pada sesi latihan bebas MotoGP Australia 2022 di Sirkuit Phillip Island, Jumat (14/10/2022)

"Tidak mudah bagi manajer tim dan para petinggi Honda lainnya."

Baca Juga: Yamaha Sangat Berharap Tak Akan Ditinggalkan Fabio Quartararo

"Saya pernah membaca di SPEEDWEEK, bos perusahaan KTM, Stefan Pierer, sama sekali tidak ingin mempekerjakan Márquez."

"'Jika ia menang, itu adalah karena sang pembalap. Dan jika ia kalah, itu adalah sepeda motor saya,' demikian alasannya."

"Situasi seperti itu tidak mudah ditangani. Hal yang sama di Formula Satu."

"Di Red Bull Racing, Anda memiliki pembalap nomor satu seperti Max Verstappen, Sergio Perez harus berbaris di belakangnya."

"Sama halnya dengan Repsol Honda."

"Pembalap kedua harus membuktikan posisinya terlebih dahulu, dan jika hasilnya tidak langsung berada di tempat yang mereka inginkan, yaitu naik podium secara permanen, maka tekanan akan semakin besar."

Baca Juga: Dani Pedrosa Beri Bukti Jika Marc Marquez Bisa Cepat dengan Motor yang Tak Sempurna

"Untuk tim pabrik dengan masa lalu yang begitu sukses, orang Jepang juga melihat langsung pada hasilnya."

"Rekan setim Marc mungkin melewatkan faktor waktu dan kesabaran."

"Kadang-kadang Anda harus memberi sedikit waktu kepada pembalap."

Efek dari cedera Marc Marquez yang sering kambuh pada tiga musim terakhir, Honda mencoba mengubah strategi mereka dalam pengembangan motor.

Di musim 2021, Honda memutuskan untuk mengembangkan motor yang disesuaikan dengan keinginan pembalap masing-masing.

Sayangnya strategi itu tak menunjukan hasil yang positif.

Di saat para pembalap Honda masih kesulitan, Marc Marquez masih bisa mencetak kemenangan dengan kondisi lengan yang tak sempurna.

Terbaru, Marc Marquez yang sudah tak muda lagi mengeluhkan performa yang ditunjukan motor prototipe yang akan digunakan pada musim depan.