Find Us On Social Media :

Malaysia Open 2023 - Dewi Bulu Tangkis Malaysia Pensiun, Acara Perpisahan Dihelat Sabtu

Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, pada Indonesia Masters 2021 di Bali International Convention Centre, Nusa Dua.

SportFEAT.com - BAM akan menggelar acara perpisahan dalam pebulu tangkis ganda campuran Malaysia, Goh Liu Ying yang memutuskan pensiun usai Malaysia Open 2023.

Dewi bulu tangkis Malaysia itu akan segera mengakhiri karier bulu tangkisnya secara resmi usai gelaran Malaysia Open 2023.

Goh Liu Ying akan segera pensiun dan secara khusus akan dibuatkan acara farewell atau perpisahan dari Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) untuk menghormati peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu.

Sekretaris Jenderal BAM, Kenny Goh telah mengonfirmasinya.

Baca Juga: Hasil Malaysia Open 2023 - Comeback 10 Poin Beruntun, Apriyani/Fadia Benamkan Unggulan Korea Selatan

"Mungkin hanya upacara sederhana, tapi semoga akan sangat bermakna untuk Liu Ying," ucap Kenny Goh dikutip Sportfeat dari New Straits Times.

Rangkaian acara pensiunnya Goh liu Ying akan digelar pada hari Sabtu (14/1/2023).

Tepatnya sebelum babak semifinal Malaysia Open 2023 digelar.

"Akan ada para pebulu tangkis yang juga terlibat bersama beberapa teman dekat Liu Ying," kata Kenny Goh sedikit membocorkan isi acara tersebut.

"Acaranya akan dimulai sebelum babak semifinal dimulai, kami akan membuka stadion lebih awal di Sabtu pagi."

Baca Juga: Malaysia Open 2023 - Ginting Kian Membara Buru Viktor Axelsen

"Kami mengundang para penggemar untuk datang lebih pagi dan bersama-sama memberikan hadiah yang pantas untuknya," ucap Kenny Goh lagi.

Goh Liu Ying secara khusus menjadikan Malaysia Open 2023 untuk menjadi turnamen terakhirnya sebelum resmi pensiun.

Pemain 33 tahun itu pun kembali berpasangan dengan partner lamanya yang sempat berpisah yakni Chan Peng Soon.

Baca Juga: Raja Bulu Tangkis Malaysia Dikritik Agar Tak Sesumbar Tanpa Pelatih

Sayangnya laju Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di Malaysia Open 2023 harus berakhir lebih cepat.

Mereka langsung kalah di babak pertama dari wakil muda Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati dalam laga rubber game.

Meski kalah di babak pertama, Goh Liu Ying tidak menyesali apapun.

"Walau kami kalah, ini menjadi memori terakhir bagi kami," Goh Liu Ying yang sudah berpartner dengan Chan Peng Soon selama 13 tahun.

"Kami tahu laga memang akan berjalan sulit, bisa mencuri satu gim saja sudah bonus. Kami sudah berupaya sebak mungkin untuk turnamen terakhir kami."

"Kami harap para penggemar kami akan selalu merindukan kami," ucap Goh.