Find Us On Social Media :

Atlet Kejuaraan Dunia Atletik Ini Rela Tak Juara demi Papah Rivalnya

Pelari asal Guinea Bissau, Braima Dabo menolong Aruba's Jonathan Busby yang kelelahan untuk mencapai garis finis di Kejuaraan Dunia Atletik

SportFEAT.COM - Atlet asal Guinea Bissau Braima Dabo mendapat sorotan dunia atas aksinya membantu Aruban Johnathan Busby yang kelelahan untuk melewati garis finish.

Braima Dabo memang tak memenangi medali Kejuaraan Dunia Atletik, tetapi dia membuat dunia kagum pada Jumat (28/9/2019) waktu setempat.

Aksinya menolong Aruba Jonathan Busby pada ajang tersebut menunjukkan sportivitas nan memukau.

Kejadian itu bermula ketika perlombaan nomor jarak 5000 meter itu hampir mencapai garis finis.

Busby, yang tertekan dan hampir pingsan, ditolong Dabo hingga menuju garis akhir.

Kedua atlet itu pun melintasi garis finis dengan disambut tepuk tangan meriah penonton yang menyaksikan turnamen yang digelar di Stadion Khalifa, Qatar.

Baca Juga: Barito Putera Vs Persebaya - Bermodal Rekor Ini, Bajul Ijo Siap Gasak Tuan Rumah

Dabo, mengaku sangat senang bisa membantu Busby mencapai garis finis meski ia tidak memperoleh medali.

"Tujuan utama saya adalah untuk mewakili negara dengan sebaik mungkin. Saya senang bisa membantu orang lain," ucap Dabo, dikutip SportFEAT.com dari Reuters.

Dabo menambahkan, ketika melihat Busby, ia meyakini jika lawannya tersebut sudah sempoyongan menjelang garis akhir.

"Aku melihat dia tidak berlari dengan cara yang benar, dia bersandar, aku menyadari dia tidak akan mencapai garis akhir," ujarnya lagi.

Mengetahui dirinya tak akan bisa memecahkan rekor pribadi, ia lebih memilih mengejar tujuannya, yaitu menuntaskan lomba.

Baca Juga: Emilia Nova, Atlet Lari Gawang Andalan Indonesia yang Siap Beraksi di SEA Games 2019

"Pikiranku adalah untuk membantunya menyelesaikan, itu adalah titik perlombaan. " kata Dabo melanjutkan.

Para atlet menghadapi kesulitan dalam perlombaan Kejuaraan Dunia Atletik di Qatar ini.

Soalnya, cuaca pada puncak musim panas membuat atlet mengalami dehidrasi lebih cepat.

Namun begitu, kejuaraan tetap berlangsung dalam kondisi seperti pada musim semi lantaran venue  Stadion Khalifa dinilai memiliki sistem pendingin udara yang mampu menekan cuaca lokal.

Kejuaraan pada nomor 5000 meter itu akhirnya dimenangi oleh Selemon Barega dari Ethiopia dengan catatan waktu 13 menit 24,69 detik.

Walau demikian, upaya heroik yang ditunjukkan Dabo kepada Busby lebih memenangkan hati penonton.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Kami segenap Redaksi dan Tim Bolasport mengucapkan : Selamat ulang tahun Pak Jakob Oetama ke 88 tahun. Kiranya sehat selalu dan terima kasih telah menjadi inspirasi serta panutak untuk kami tetap berkarya sepenuh hati. #JO88 #JO #JakobOetama88 #BerkolaborasiuntukIndonesia #KompasGramedia #Gridnetwork #otomotifweekly #gridoto #otomotifnet

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on