Find Us On Social Media :

Maurizio Sarri Sebut Juventus Tak Bermain dengan Otak usai Ditahan Imbang Sassuolo

Cristiano Ronaldo mencetak gol penalti sekaligus penyeimbang kedudukan bagi Juventus dalam pertandingan melawan Sassuolo di Allianz Stadium, Minggu (1/12/2019).

SportFEAT.COM - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menyebut timnya bermain buruk dan beberapa kali membuat kesalahan di laga kontra Sassuolo.

Juventus gagal memanfaatkan statusnya sebagai tuan rumah kala menjamu Sassuolo pada lanjutan pekan ke-14 Liga Italia, Minggu (1/12/2019).

Bermain di Allianz Stadium, Juventus hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Sassuolo.

Juventus sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu melalui sepakan keras kapten Leonardo Bonucci pada menit ke-20.

Namun Sassuolo berhasil membalikkan keadaan menjadi 1-2 via gol yang dicetak Jeremie Boga (22') dan Fransesco Caputo (47').

Baca Juga: 5 Fakta Atletico Madrid Vs Barcelona - Tren Negatif Simeone hingga Jersey Anyar La Blaugrana

Ketika laga akan berakhir dengan kekalahan Juventus, megabintang Cristiano Ronaldo tampil sebagai penyelemat melalui gol dari sepakan penalti pada menit ke-86.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku sedikit kecewa dengan penampilan yang ditunjukkan anak asuhnya.

Bahkan, eks pelatih Chelsea itu menyebut timnya tak bermain menggunakan otak.

"Itu bukan kinerja negatif, tetapi kami membuka terlalu banyak ruang, kehilangan bola dengan mudah, dan tidak menggunakan otak kami," kata Sarri.

"Ini berjalan lebih baik di babak kedua, tetapi di babak pertama kami merasa tidak ada fokus yang cukup," tuturnya, dikutip SportFEAT.com dari DAZN.

Baca Juga: SEA Games 2019 - Siti/Ribka Makin Pede Usai Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Singapura

Lebih lanjut, mantan bankir tersebut mengatakan bahwa anak asuhnya beberapa kali kehilangan bola.

Sarri juga menyoroti pola permainan I Bianconerri yang dinilainya sangat lambat dan tak menunjukkan karakter.

"Saya pikir itu karena kami melakukan dua pertandingan yang sangat menegangkan dan tidak mudah untuk mengisi ulang baterainya," ujar Sarri beralasan.

Kendati demikian, Sarri tetap memuji penampilan Paulo Dybala dan Aaron Ramsey yang masuk sebagai pemain pengganti.

Kedua pemain itu dinilainya mampu memberikan efek berarti karena dapat mengubah permainan Juventus yang sempat kacau.

Belum lagi, penampilan Cristiano Ronaldo yang mulai membaik di babak kedua.

"Kami menciptakan peluang dengan ketiganya, tetapi begitu Sassuolo berhasil mengoper bola, Anda bisa tahu kami sedang berjuang," ucap Sarri

Baca Juga: SEA Games 2019 - Ini Kata Fitriani Usai Gagal Bawa Indonesia Menang Sapu Bersih

Dengan hasil tersebut, posisi Juventus tergusur dari puncak klasemen sementara Liga Italia 2019/20.

Inter Milan yang sukses mengalahkan SPAL dengan skor 2-1 pun berhak menggantikan posisi Si Nyonya Tua.

Saat ini, I Nerrazurri duduk di puncak klasemen dengan koleksi 37 poin atau unggul sebiji poin dari Juventus yang berada di posisi kedua.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Vietnam. #timnasday #timnas #gridnetwork #banggasepakbolakita #seagames2019

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on