Find Us On Social Media :

Lee Chong Wei Minta Lin Dan Tak Perlu Menyesal jika Gagal ke Olimpiade Tokyo 2020

Pebulu tangkis tunggal putra China, Lin Dan, pada babak kesatu Kejuaraan Asia (Badminton Asia Championships) 2019, di Wuhan Sports Center Gymnasium, Wuhan, China, Rabu (24/4/2019).

SportFEAT.COM - Adanya penundaan Olimpiade Tokyo 2020 membuat nasib pebulu tangkis legendaris China, Lin Dan kini semakin di ujung tanduk.

Olimpiade Tokyo 2020 resmi ditunda akibat meluasnya pandemi virus Corona.

Pelaksanaan ajang olahraga empat tahunan yang awalnya dijadwalkan bergulir pada 24 Juli hingga 9 Agustus tersebut resmi diundur pada tahun 2021.

Diundurnya Olimpiade Tokyo 2020 ini membuat banyak spekulasi muncul. Salah satunya soal nasib pebulu tangkis legendaris China, Lin Dan.

Lin Dan sendiri berambisi untuk tampil pada Olimpiade Tokyo 2020 sebagai olimpiade kelima sepanjang kariernya.

Sejauh ini, LIn Dan sudah tampil sebanyak empat kali di ajang olimpiade, yaitu Olimpiade 2004, 2008, 2012 dan 2016.

Dua edisi diantaranya, 2008 dan 2012, sukses diakhiri dengan raihan medali emas.

Pencapain Lin Dan tersebut bukan suatu prestasi yang mudah diraih para pebulu tangkis lainnya.

Baca Juga: Pemain Ganda Putra Terbaik Malaysia Ini Senang Bisa Ikuti Jejak Sang Paman

Tidak heran jika pemain berjulukan Super Dan tersebut juga dianggap sebagai GOAT (Greatest Player of All Time) dalam dunia bulu tangkis.

"Ini memang jadi periode kualifikasi Olimpiade saya yang paling sulit sepanjang karier saya. Sebab saya harus bersaing dengan rekan-rekan saya sendiri," ujar Lin Dan dikutip SportFEAT.com dari Badminton Planet.

"Saya tidak akan menyerah dalam masa kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 sampai menit terakhir," ucap Lin Dan dikuti SportFEAT.com dari Badminton Planet.

Namun begitu, impian Lin Dan untuk tampil pada Olimpiade Tokyo 2020 kini semakin dirasa sulit.

Dari perebutan slot lolos kualifikasi saja, Lin Dan sudah harus berjibaku dan bersaing ketat dengan para tunggal putra muda China seperti Shi Yu Qi, Lu Guang Zu dan Huang Yu Xiang.

Sementara jika melihat usia, tahun depan Lin Dan sudah berusia 37 tahun. Usia yang sudah tidak muda lagi bagi seorang pebulu tangkis.

Baca Juga: Jomblo Harap Merapat, Kento Momota Akui Single dan Beberkan Kriteria Pasangan Ideal

Meniliki riwayat penampilannya dalam satu tahun belakangan, Lin Dan pun sering tersisih di babak-babak awal.

Salah satu mantan rival bebuyutan sekaligus legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei, memberikan pandangannya soal impian Lin Dan tersebut.

Menurut Lee Chong Wei, Lin Dan sudah membuktikan diri bahwa ia termasuk pemain yang terhebat sepanjang masa.

"Dia sudah melakukan semua yang dia bisa. Sejujurnya, pasti sangat sulit baginya untuk menjadi salah satu dari dua tunggal putra terbaik China saat ini," kata Lee Chong Wei dilansir dari The Star.

"Saya tahu dia sangat ingin tampil di olimpiade kelimanya. Dia ingin capai rekor sebagai pebulu tangkis China pertama yang bisa tampil di ajang olimpiade sebanyak lima kali," imbuh Lee.

Mampu tampil di ajang olimpiade sebanyak empat edisi bukanlah suatu hal yang mudah, apalagi sukses memenanginya dengan medali emas sebanyak dua kali.

Untuk itu, Lee berharap Lin Dan tak perlu terlalu menyesal apabila ia gagal tampil di Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

"Ini bukan suatu prestasi yang bisa dicapai dengan mudah, olimpiade hanya terjadi setiap empat tahun sekali. Kalau ada pemain yang bisa tampil sebanyak lima kali dalam lima edisi, berarti dia mampu bertahan di papan atas dunia sebanyak 16 tahun," kata Lee.

"Namun begitu, saya rasa Lin Dan tak perlu menyesali apapun kalaupun gagal mewujudkannya,"

"Sudah tidak ada lagi yang perlu ia menangkan, tidak ada lagi yang perlu ia buktikan dari dirinya (karena dia sudah hebat)," imbuh peraih medali perak Olimpiade 2016 itu.

Lin Dan memang tergolong pemain yang sudah kenyang berbagai gelar juara.

Selain raihan dua medali emas, pemain kidal 36 tahun tersebut juga sudah berhasil mengantongi gelar Juara Dunia sebanyak lima kali dan gelar All England enam kali.

Tak cuma itu, Lin Dan juga berhasil memenangi medali emas Asian Games pada 2010 dan 2014.

(*)

Baca Juga: Komentator Asing Sebut Melati Daeva Oktavianti Adalah Sosok Tepat bagi Praveen Jordan

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom) pada