Find Us On Social Media :

Paulus Firman Tegaskan Ganda Putra Terbaik Malaysia Ini Harus Sadar Umur

Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia (kanan) dan Soh Wooi Yik, selepas bertanding melawan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia), pada babak final All England Open 2019, Minggu (10/3/2019).

SportFEAT.COM - Pelatih asal Indonesia, Paulus Firman mengimbau ganda putra terbaik Malaysia sudah harus sadar umur dan menuntut kedewasaan dari mereka.

Paulus Firman yang kini melatih di Malaysia, mengharapkan sifat kedewasaan dari ganda putra nomor satu Malaysia saat ini, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Menurut Paulus, panggung Piala Thomas dan Uber 2020 nanti bisa menjadi pembuktian mereka.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik memang akan menjadi tombak utama ganda putra Malaysia pada putaran final Piala Thomas dan Uber 2020, 3-11 Oktober mendatang.

Baca Juga: Lin Dan Nikmati Kesulitan Luar Biasa Menjelang Akhir Kariernya

"Saya tidak mau mereka berpikir bahwa mereka masih pasangan muda. Lebih cepat mereka bersikap dewasa, maka akan lebih baik bagi mereka," ucap Paulus Firman dilansir SportFEAT.com dari The Star.

Paulus yang juga pernah melatih di pelatnas Indonesia mengatakan bahwa ia tak ingin Aaron Chia/Soh Wooi Yik merasa bahwa mereka masih pemain muda.

Sebagai ganda putra Negeri Jiran yang juga dituntut bisa lolos menuju Olimpiade Tokyo 2020, Paulus menegaskan bahwa Aaron Chia/Soh Wooi Yim sudah harus menyadari usia mereka.

Saat ini Aaron Chia berusia 23 tahun sedangkan Soh Wooi Yik 22 tahun.

Meski usia tersebut terbilang masih muda, Paulus agaknya tak ingin ganda putra Malaysia kembali terlena.

Sebelum Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Malaysia sempat memilki ganda putra yang nyaris bersinar yakni Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Baca Juga: Presiden UFC Favoritkan Satu Pertarungan dengan Kemenangan KO Paling Mengesankan dalam Sejarah

Namun seiring berjalannya waktu, prestasi pasangan tersebut justru stagnan hingga mereka kini sudah menginjak usia lebih dari 25 tahun.

Paulus Firman menggarisbawahi bahwa ajang Piala Thomas 2020 nanti akan menjadi ujian tersendiri bagi Chia/Soh.

Pasalnya, mau tidak mau mereka akan terjun sebagai gadna putra pertama dan berhadapan dengan para ganda putra top dunia yang sulit mereka kalahkan.

p

"Piala Thomas nanti akan menjadi ujian nyata bagi mereka," ucap Paulus.

"Mereka akan bertemu dengan pasangan-pasangan terbaik dunia, yang mana beberapa dari lawan mereka belum bisa mereka kalahkan," lanjutnya.

Baca Juga: Pebulu Tangkis Legendaris Negeri Jiran Akui Sempat Dibuat Menderita oleh Lin Dan

Rekor pertemuan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan lima pasangan top dunia memang terbilang kurang apik.

Dengan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo misalnya. Sampai saat ini, Chia/Soh sudah menelan delapan kekalahan beruntun dalam delapan pertemuan mereka.

Baca Juga: Usai Comeback ke Octagon UFC Conor McGregor Catatkan Tiga Rekor Impresif

"Mereka (Chia/Soh) sudah ada di peringkat 10 besar, tapi masih sulit untuk mengalahkan lima ganda putra teratas," ujat Paulus.

"Saya menantikan kemampuan mereka baik dari fisik, mental, skill dan sikap. Apa yang sudah mereka raih sekarang belum cukup. Mereka harus terus berusaha kerasa untuk meningkatkan peringkat mereka," imbuhnya.

(*)