Find Us On Social Media :

Inilah Penemu Bakat Lionel Messi Sebelum Sang Megabintang Menggemparkan Dunia

Kapten FC Barcelona, Lionel Messi, memegang kendali bola dalam laga Liga Champions melawan Slavia Praha di Stadion Camp Nou, 6 November 2019.

SportFEAT.COM - Ada satu sosok bernama Carles Rexach yang sukses menemukan bakat Lionel Messi sebelum sang megabintang tenar ke seantero penjuru dunia.

Lionel Messi saat ini menjadi salah satu bintang sepak bola paling tenar sedunia.

Selain identik dengan Barcelona, nama Lionel Messi juga kerap disandingkan dengan rival sengitnya, Cristiano Ronaldo.

Prestasi Lionel Messi sudah tidak perlu diragukan.

Baca Juga: Keinginan Lionel Messi Pindah dari Barcelona Bikin Lautaro Martinez Pikir-pikir Lagi Mau ke Camp Nou

Ratusan gol sudah pernah ia sarangkan ke gawang lawan. Belum lagi capaian Ballon d'Or yang sudah keenam kalinya ia terima.

Baru-baru ini nama Lionel Messi kembali menjadi sorotan publik, Namun bukan karena aksinya yang menawan dalam mengolah bola.

Melainkan berkaitan dengan keinginannya untuk pergi dari Barcelona.

Baca Juga: Pelatih Kiper Timnas U-19 Indonesia Sekaligus Asisten Shin Tae-yong Geram Cedera Ernando Ari Terabaikan

Berita tentang Messi yang ingin hengkang dari Barcelona jelas menggemparkan dunia.

Sebab pemain 33 tahun itu sudah dikenal menjadi pemain 'setia' Blaugrana sejak mentas dari level junior.

Berbicara mengenai Lionel Messi, tentu ada rasa sedikit penasaran tentang siapa yang pertama kali menemukan pemain berkebangsaan Argentina itu.

Baca Juga: Lionel Messi Ternyata Pernah Memiliki Niatan Hengkang dari Barcelona 6 Tahun Lalu

Maklum, kemampuan Messi merumput di lapangan memang terbilang di atas rata-rata.

Adalah Carles Rexach. Sosok yang bisa dikatakan menjadi penemu bakat La Pulga.

Carles Resach yang notabene mantan pelatih Barcelona tersebut adalah sosok yang pertama kali menemukan talenta Messi saat masih berusia 13 tahun.

Rexach sendiri  saat itu bekerja sebagai pencari bakat Barcelona. Ia terbang ke kawasan Amerika Latin, tepatnya ke Argnetina untuk mencari bibit-bibit pemain.

Baca Juga: Sosok Di Balik Cepatnya Negosiasi Kontrak Antara Manchester United dengan Donny Van de Beek

"Saya pikir mereka sedang berbicara tentang seorang anak laki-laki dewasa yang berusia 18 atau 20 tahun," kata Carles Rexach, dikutip SportFEAT.com dari The Sun.

"Saya terkejut ketika melihatnya. Saat itu Messi masih sangat kecil. Dia baru berusia 13 tahun," sambungnya.

Namun siapa sangka, 'penemuan' Rexach yang melihat bakat emas dalam diri Messi tidak langsung menemui jalan mulus.

Messi disebut tak langsung mau menerima ajakan Rexach untuk terbang ke Spanyol.

Butuh waktu hingga dua minggu bagi Rexach sebelum akhirnya ia berhasil membujuk Messi mengikuti tes masuk akademi Barcelona, La Masia.

Tak sampai berhenti di situ. Pandangan orang lain ternyata ada yang berbeda dengan Rexach.

Baca Juga: Dulu Dibenci, Manusia Besi Ini Kini Didatangkan Jose Mourinho ke Tottenham Hotspur

Ada yang meragukan kemampuan Messi, yang dianggap akan sulit bersaing di La Masia. Penyebabnya tidak lain karena postur tubuh Messi yang mungil untuk ukuran pemain Eropa.

Ada biaya mahal yang dikeluarkan Barcelona untuk memberikan hormon pertumbuhan kepada Messi. Ini semua berkat Rexach yang tak menyerah untuk meyakinkan semuanya bahwa Messi sebagai pemain bertalenta.

Langkah lain yang dilakukan Rexach demi meyakinkan manajemen Barcelona adalah mengadakan laga ekshibis untuk Messi.

Striker timnas Argentina itu dihadapkan dengan lawan-lawan yang lebih dewasa darinya, hingga akhirnya Messi sukses menjadi pemain bintang seperti sekarang.

(*)

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom) pada