Find Us On Social Media :

Marcus/Kevin Ungkap Penyebab Mereka Selalu Gagal di Kejuaraan Dunia

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, pada semifinal All England Open 2020 di Arena Birmingham, Inggris, Sabtu (14/3/2020).

Marcus/Kevin menjalani debutnya di ajang Kejuaraan Dunia pada 2017.

Saat itu mereka harus terhenti di babak perempat final setelah kalah dari Chai Biao/Hong Wei (China) dengan skor ketat 21-11, 19-21, 20-22.

Adapun pada 2018, lagi-lagi The Minions kandas di babak 8 besar. Mereka kalah 19-21, 18-21 dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang).

Baca Juga: Si Penyelamat Anthony Ginting Syok Dapat Ratusan Bungkus Indomie dari Bos Indofood

Sedangkan pada edisi 2019, atau edisi terakhir sebelum pandemi Covid-19, Marcus/Kevin langsung tersingkir di babak pertama.

Mereka kalah dari pasangan non-unggulan Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae (Korea Selatan).

Kekalahan mereka saat itu cukup kontroversial, karena laga dipenuhi berbagai intrik dan psy war, mengingat Choi/Seo memiliki ciri khas servis yang lama.

Kendati belum menjadi juara dunia, Marcus/Kevin tetap optimistis mereka bisa mencicipi keping medali emas di ajang tersebut dan membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang.

"Masih yakin lah (bisa juara dunia), optimistis. Yang terpenting kami main dan berusaha yang terbaik. Nanti pasti ada rezekinya," ucap Marcus sambil tersenyum.

"Ya dijalani aja. Tidak hanya di Kejuaraan Dunia, di setiap turnamen apapun kami selalu berusaha maksimal, namun memang hasil akhirnya belum berhasil," timpal Kevin.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom)