Find Us On Social Media :

Tak Cuma Incar Emas,  KOI Usung Misi Khusus di Olimpiade Tokyo 2020

Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari

“Pasti kami ingin (Olimpiade) tetap digelar apalagi kami mau menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” ujar Raja Sapta Oktohari dilansir SportFEAT.com dari Antara.

“Kalau sampai ada pembatalan tentu konsekuensi dan kerugiannya akan berat sekali bagi Jepang.”

Baca Juga: Kuota 13 Pebulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Belum Penuh, Hafiz/Gloria Jadi Harapan Tersisa

Sebelumnya, Olimpiade Tokyo 2020 berada diambang pembatalan usai 200.000 warga Jepang menandatangani petisi menentang digelarnya turnamen multicabang terbesar di dunia itu.

Petisi itu ditujukan pada Thomas Bach, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dan panitia lainnya agar tidak menyelenggarakan Olimpiade demi melindungi kehidupan orang-orang di tengah krisis kesehatan global.

Namun Komite Olimpiade Internasional (IOC), panitia pelaksana Tokyo 2020 dan Suga telah menegaskan Olimpiade akan berlanjut dengan cara yang aman dan terjamin.

Baca Juga: Viktor Axelsen Kelar Jalani Karantina, Anthony Ginting Dapat 'Ancaman' di Olimpiade Tokyo 2020

Panitia pelaksana bahkan telah menerbitkan panduan protokol kesehatan selama Olimpiade, seperti kewajiban tes Covid-19.

Oleh sebab itu Raja Sapta Oktohari menyatakan sebelum ada pernyataan resmi penundaan dari  Komite Olimpiade Internasional (IOC), skuad Indonesia tetap bersiap untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Lebih lanjut, Raja Sapta Oktohari menyatakan tidak keberatan dengan larangan kehadiran penonton.