Find Us On Social Media :

Malaysia Masters 2022 - Fajar/Rian Triple Kill Wakil Tuan Rumah, Ganda Putra Malaysia Siap-siap Dikeramasi Rexy Mainaky

Pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, saat tampil pada babak 32 besar Malaysia Masters 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa (5/7/2022).

SportFEAT.com - Fajar Alfian/Rian Ardianto sukses permalukan tiga pasang ganda putra tuan rumah di Malaysia Masters 2022. Siap-siap Rexy Mainaky kembali murka.

Kekalahan ganda putra nomor satu Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada semifinal Malaysia Masters 2022, benar-benar menjadi kekalahan menyakitkan bagi publik tuan rumah.

Chia/Soh kembali terhenti di semifinal setelah kalah rubber game dari Fajar/Rian.

Kekalahan mereka pun terasa cukup menyesakkan bagi publik Negeri Jiran.

Baca Juga: Hasil Malaysia Masters 2022 - Digempur Habis-habisan, Fajar/Rian Permalukan Ganda Putra Terbaik Tuan Rumah dengan Kekalahan Mengenaskan

Pasalnya meski berhasil memaksakan terjadinya rubber game, performa peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu sangat berubah total pada gim ketiga.

Chia/Soh tak berdaya menghadapi gempuran-gempuran Fajar/Rian.

Dditambah lagi banyaknya unforced error yang tampaknya lahir dari tekanan yang mereka alami sebagai harapan terakhir tuan rumah, membuat Chia/Soh sempat tertinggal 2-11 sebelum akhirnya kalah 14-21, 21-19, 10-21.

Itu adalah kekalahan ketiga Chia/Soh secara berturut-turut dari Fajar/Rian dalam tiga kali pertemuan terakhir kedua pasangan.

Kekalahan Chia/Soh juga melengkapi penderitaan ganda putra tuan rumah yang sangat merana di Malaysia Masters 2022 setiap kali berhadapan Fajar/Rian.

Baca Juga: Rekap Malaysia Masters 2022 - Diwarnai Skor Gila Chico, 4 Wakil Indonesia ke Final Sekaligus Segel 1 Gelar Juara, Tuan Rumah Merana Kesakitan

Sebelumnya, Fajar/Rian juga sudah menumbangkan dua pasangan ganda putra tuan rumah lainnya.

Di babak pertama duo FajRi langsung menyingkirkan jawara German Open 2022, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Kemudian di babak perempat final, Fajar/Rian lagi-lagi jadi penjegal harapan tuan rumah saat menumbangkan pasangan kidal, Junaidi Arif/Muhammad Haikal.

Baca Juga: Malaysia Masters 2022 - Duet Kidal Tuan Rumah Tak Berdaya Lawan Fajar/Rian: Kualitas Pukulan Kami Kalah Jauh

Sehingga jika ditotal, Fajar/Rian sudah 'triple kill' ganda putra Malaysia di Malaysia Masters 2022.

Hasil ini jelas bukan hasil yang diinginkan Rexy Mainaky selaku Direktur Kepelatihan Ganda BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia).

Dua kali menggelar turnamen, dua kali pula tidak ada wakil ganda putra Malaysia yang lolos ke final. Padahal sektor ganda putra sangat diagung-agungkan untuk mendapat hasil bagus, setelah tunggal putra Lee Zii Jia mundur di turnamen ini.

Sebab pekan lalu di Malaysia Open 2022, Negeri Jiran juga gagal mengirim wakil ke final. Ganda putra andalan mereka juga rontok di semifinal.

Kegagalan total ganda putra Malaysia Masters 2022 pun terasa jauh lebih mengenaskan kali ini.

Padahal sebelumnya Rexy Mainaky sudah sangat mewanti-wanti anak didiknya untuk meraih hasil maksimal, terutama memperbaiki mental mereka yang dianggap masih kalah jauh dari pemain Indonesia.

Baca Juga: Hasil Malaysia Masters 2022 - Epic Comeback Antarkan Rinov/Pitha Melesat ke Final usai Singkirkan Pasangan Thailand

Rexy bahkan sudah murka dengan kekalahan Chia/Soh pekan lalu.

"Saya tak habis pikir dengan apa yang mereka pikirkan," ketus Rexy Mainaky dikutip Sportfeat dari New Straits Times, (4/7/2022) sebelum perhelatan Malaysia Masters 2022 dimulai.

"Mereka terlalu banyak berpikir kalau begini bagaimana, begitu bagaimana ketika mereka sudah satu dua poin hampir memenangi gim."

"Para pemain kami (Malaysia, red) sangat mudah sekali terganggu konsentrasinya dan mudah panik sendiri," kata Rexy lagi.

"Saya mau pasangan Malaysia ini bisa belajar dari pasangan Indonesia dan Jepang. Bisa dilihat mereka (pasangan Indonesia, Jepang) ini tidak hancur di bawah tekanan seperti para pasangan Malaysia."

Kini setelah lagi-lagi ganda putra Malaysia kalah, Rexy Mainaky diperkirakan akan jauh lebih geram.

Siap-siap saja para ganda putra Malaysia dikeramasi Rexy Mainaky usai gelaran Malaysia Masters 2022.

Istilah dikeramasi sendiri ditujukan untuk menggambarkan evaluasi besar-besaran atas kekecewan seorang pelatih dari anak didiknya, di kalangan para pecinta bulu tangkis Tanah Air.

Di sisi lain, kegagalan Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada semifinal Malaysia Masters 2022 sekaligus membuat tuan rumah paceklik gelar ganda putra di ajang tersebut.

Ganda putra Malaysia terakhir yang mampu menang di Malaysia Masters ialah Goh V Shem/Liem Khim Wah di edisi 2014.