Find Us On Social Media :

Hasil Malaysia Open 2023 - Gregoria Nyaris Terpancing Emosi, Akhirnya Harus Kalah Tipis dari Tunggal Putri Taiwan

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung saat mengalahkan wakil China, He Bing Jiao di babak 32 besar Malaysia Open 2023.

SportFEAT.com - Gregoria Mariska Tunjung terhenti di babak 16 besar Malaysia Open 2023 setelah kalah tiga gim dari tunggal putri non-unggulan Taiwan.

Setelah membuat kejutan besar dengan mengalahkan He Bing Jiao di hari pertama Malaysia Open 2023, hari ini Gregoria Mariska Tunjung tidak bermain dalam performa terbaiknya, Kamis (12/1/2023).

Tunggal putri nomor satu Indonesia itu justru takluk saat menghadapi wakil Taiwan ranking 23 dunia, Hsu Wen Chi di babak kedua Malaysia Open 2023.

Gregoria gagal meredam keuletan Hsu Wen Chi yang memaksanya bersusah payah mencari poin sepanjang laga yang berlangsung di lapangan 4 Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.

Ia kalah 18-21, 21-16, 18-21 dalam 1 jam 11 menit.

Baca Juga: Hasil Malaysia Open 2023 - Anthony Ginting Pulangkan Anders Antonsen Lewat Laga Dramatis 72 Menit

Berulang kali Gregoria mencoba memancing lawan ke sudut-sudut lapangan, berulang kali pula Hsu Wen Chi masih saja mampu menjangkau bola.

Meski begitu, kekalahan tunggal putri asal Wonogiri itu tidak dipungkiri juga diwarnai dengan aspek non-teknis.

Gregoria sempat nyaris terpancing emosi saat Hsu Wen Chi meminta lapangan dipel atau dibersihkan, yang mana hal tersebut dianggap Gregoria hanya untuk mengulur waktu. Insiden ini terjadi di gim kedua.

Pemain 23 tahun itu terlihat sampai menjejakkan kaki di lapangan tanda kesal.

Gregoria sempat mengajukan protes kepada wasit pertandingan, namun tidak ada pelanggaran yang dirasa oleh wasit. Itu semakin membuat Gregoria terlihat kesal saat ia sempat mogok bermain beberapa detik dan tetap berada di sisi wasit, hingga wasit memintanya untuk kembali bermain.

Beruntung Gregoria masih mampu menahan kekesalannya dan tetap bermain bagus hingga malah berhasil merebut gim kedua, setelah Hsu Wen Chi melakukan kesalahan sendiri secara beruntun.

Pada gim ketiga, sayangnya momentum Gregoria hilang.

Ia sempat melakukan banyak unforced error di awal gim ketiga yang menguntungkan lawan mendapat poin secara cuma-cuma dan membuat laga berjalan sengit sampai 9-11.

Setelah interval dan perpindahan lapangan lagi, Gregoria mendadak seperti kehilangan fokus. Ia kehilangan banyak poin beruntun hingga tertinggal 11-17.

Sempat nyaris menyamakan kedudukan saat mengejar 16-17, sayangnya poin beruntun Gregoria terhenti dan akhirnya ia harus mengakui keunggulan lawan usai kalah 18-21.