Find Us On Social Media :

Awal Mula Olahraga Bulu Tangkis Sampai Akhirnya Mendunia

Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga yang menggunakan alat raket dan kok.

SportFEAT.com – Saat ini olahraga bulu tangkis menjadi salah satu olahraga yang banyak digemari di seluruh dunia.

Jutaan orang di seluruh dunia tentu menyukai bulu tangkis termasuk di Indonesia.

Dengan intensitas luar biasa plus taktik yang dikeluarkan pemain di tiap permainannya menjadikan olahraga ini digemari banyak orang.

Namun yang banyak menjadi pertanyaan adalah dari mana awal mula olahraga bulu tangkis ini?

Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus mundur dulu ke masa lampau supaya lebih jelas.

Baca Juga: Berapa Kalori yang Dihabiskan Usai Main Bulu Tangkis? Ini Jawabannya

Dikutip dari Racketsportsworld.com, SportFEAT.com sudah merangkum berbagai hal mengenai awal mula dari bulu tangkis.

Penasaran? Berikut pembahasan lengkapnya untuk kita bahas bersama.

Awal Mula Olahraga Bulu Tangkis

Bulu tangkis adalah olahraga kuno yang dimainkan di Asia, India dan China, serta Eropa lebih dari 2000 tahun yang lalu.

Awalnya itu dimainkan dengan apa yang dikenal sebagai battledor dan shuttlecock yang memberinya nama sebelum net diperkenalkan untuk dimainkan di India pada pertengahan 1800-an.

Tentu saja permainan bulu tangkis telah banyak berubah sejak saat itu dan peralatannya menjadi sedikit lebih canggih meski ide utamanya tetap sama.

Di India, bulu tangkis dikenal sebagai Poonaor Poonah, dan peraturan resmi bulu tangkis dibuat di Pune, India, pada tahun 1873.

Butuh 100 tahun lagi untuk bulu tangkis diperkenalkan di Olimpiade sebagai olahraga yang bisa dimainkan dan setelah itu 20 tahun lagi untuk menjadi olahraga Olimpiade yang diakui.

Lahirnya BWF di Kancah Internasional

Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF adalah badan pengatur bulu tangkis internasional di seluruh dunia.

Dikenal sebagai Federasi Bulu Tangkis Internasional ketika dimulai pada tahun 1934, sembilan anggota awalnya adalah Kanada, Denmark, Prancis, Inggris, Irlandia, Selandia Baru, Skotlandia, Belanda, dan Wales.

Pada tahun 1938 Amerika Serikat bergabung dengan IBF, menjadi anggota ke-10 Federasi, dan setelah itu olahraga tersebut berkembang, popularitas olahraga tersebut tumbuh dan saat ini terdapat 193 anggota.

Bulu tangkis adalah olahraga yang dimainkan secara luas di seluruh dunia, dan sejajar dengan sepak bola, kriket, dan tenis.

Hari ini memiliki lebih dari 170 negara anggota sebagai bagian dari Federasi Bulu Tangkis Dunia.

Di USA bulu tangkis selalu dipandang sebagai permainan yang menyenangkan, permainan yang bisa dimainkan di taman atau pantai.

Badminton di Olimpiade

Pada Olimpiade Munich 1972, bulu tangkis dipertandingkan sebagai olahraga demonstrasi.

Kemudian bulu tangkis baru debut resmi di Olimpiade pada tahun 1992 di mana yang dipertandingkan adalah tunggal dan ganda putra/putrid an ganda campuran.

Sejak saat ini bulu tangkis terus dimainkan di Olimpiade dan menjadi salah satu olahraga terfavorit di sana.

Turnamen Bulu Tangkis di Seluruh Dunia

Federasi Bulu Tangkis Dunia menyelenggarakan turnamen bulu tangkis di seluruh dunia, membaginya menjadi kelas yang berbeda tergantung pada poin peringkat dan hadiah uang yang ditawarkan.

Di tingkat Kelas 1, Olimpiade, Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Dunia Junior, Kejuaraan Dunia Para-Badminton, Piala Thomas, Piala Uber dan Piala Sudirman bersama dengan Kejuaraan Dunia Senior diselenggarakan oleh BWF.

Baca Juga: Viktor Axelsen Ungkap Alasan Tak Pernah Ajak Tunggal Putra Indonesia Sparing

Turnamen kelas 2 adalah bagian dari Tur Dunia BWF dan turnamen dibagi lagi menjadi enam tingkatan yang berbeda, termasuk BWF World Tour, BWF World Tour Super 1000 sampai Super 100.

Sedangkan di kelas 3 adalah turnamen International Challenge, International Series, dan Future Series.