Find Us On Social Media :

Ducati Akan Mendapat Keuntungan Dengan Diadakannya Sprint Race, Ini Alasannya

Pembalap Mooney VR46, Luca Marini mencatatkan rekor tersendiri usai tak pernah gagal finish sejak debut di MotoGP.

SportFEAT.com - MotoGP 2023 akan menjadi sejarah dengan sistem kejuaraan yang sedikit berbeda.

Selain menghadirkan ketatnya balapan, MotoGP 2023 akan disuguhkan persaingan sprint race.

Sprint race sendiri merupakan balapan singkat yang akan digelar di tiap seri pada hari Sabtu.

Singkat di sini diartikan sprint race akan menggelar balapan dengan separuh lap dibanding balapan hari Minggu.

Baca Juga: Akhirnya Terjawab Kenapa Marc Marquez Susah untuk Dikalahkan

Hasil balapan juga memperoleh separuh poin dari yang diperebutkan hari Minggu.

Acara yang baru dikenalkan ini sebenarnya tuai pro dan kontra karena artinya, intensitas balapan menjadi dua kali lipat dibanding musim-musim sebelumnya.

Namun bagi pembalap Mooney VR46, Luca Marini menyebut jika sprint race bisa jadi keuntungan bagi para penunggang Ducati.

"Balapan sprint bisa membantu Ducati karena kami sangat kuat di sesi kualifikas," kata Luca Marini dikutip Sportfeat dari Speedweek.

"Kami sangat senang dengan balapan ini.

"Pabrikan lain mungkin sedikit lebih sedikit."

Ungkapan adik Valentino Rossi itu bukannya tanpa sebab.

Baca Juga: Selain Setara Soal Jumlah, Marc Marquez Bisa Samai Rekor Rossi Ini Andaikan Juara di MotoGP 2023

Pada MotoGP 2022, Ducati begitu dominan di sesi kualifikasi.

Terbukti, para pembalap pabrikan asal Italia itu sukses menjadi yang tercepat sesi kualifikasi di 16 dari 20 balapan yang digelar musim lalu.

Jorge Martin dan Francesco Bagnaia memuncaki daftar tersebut dengan masing-masing meraih lima kali menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi.

Lalu, Johann Zarco menyusul dengan torehan dua kali. Sisanya, Jack Miller, Enea Bastianini, Fabio Di Giannantonio, dan Marco Bezzecchi masing-masing satu kali jadi yang tercepat di sesi kualifikasi.

Tak hanya pembalap Ducati, Luca Marini juga menyebut pembalap yang biasanya cepat di sesi kualifikasi akan memiliki keuntungan di sprint race.

"Hal ini juga berlaku bagi para pembalap yang tampil bagus di kualifikasi," sambung rekan setim Marco Bezzecchi itu.

"Namun kualifikasi juga sangat penting untuk balapan di hari Minggu."

Baca Juga: 10 Fakta Franco Morbidelli yang Mungkin Baru Kamu Tahu, Salah Satunya Mengidolakan Neymar

"Saya ingin menjadi pembalap yang lengkap."

"Jadi saya akan mencoba untuk menjadi kuat di babak kualifikasi dan di kedua balapan," pungkas Marini.

Sprint Race sendiri membuat perubahan pada jadwal hari Jumat dan Sabtu dimana dimusim sebelumnya akan ada tiga FP, MotoGP 2023 hanya akan digelar dua FP saja.

Sesi latihan bebas atau FP1 dan FP2 yang biasanya digelar pada hari Jumat akan memiliki durasi lebih lama.

Gabungan dua sesi ini akan menjadi patokan pembalap yang berhak lolos ke kualifikasi (Q) kedua secara langsung.

Starting grid akan tetap ditentukan oleh hasil Q1 dan Q2.

Sprint race akan digelar selama 30 menit pukul 15.00 yang artinya menggantikan jadwal yang biasanya diisi oleh FP4.