Find Us On Social Media :

Valentino Rossi Sedih dan Kecewa Tak Bisa Boyong 2 Kru Timnya yang Paling Setia ke Petronas Yamaha

Susunan mekanik pertama Valentino Rossi di Yamaha pada MotoGP 2004. Atas (kiri ke kanan): Gary Coleman, Alex Briggs, kepala kru Jeremy Burgess, Matteo Flamigni. Bawah: Brent Stephens, Bernard Ansiau.

SportFEAT.COM - Valentino Rossi sangat sedih dan kecewa karena tak bisa memboyong dua kru timnya yang paling setia, Alex Briggs dan Brent Stephenz ke Petronas Yamaha tahun depan.

Hari ini, Sabtu (26/9/2020) akan menjadi hari bersejarah Valentino Rossi.

Valentino Rossi telah mengonfirmasi bahwa hari ini ia dan Petronas Yamaha akan mengumumkan secara resmi kerja sama mereka untuk MotoGP 2021.

"Besok (hari ini) akan ada pengumuman kepindahan saya ke Petronas," ujar Rossi dilansir SportFEAT.com dari Corse di Moto.

Baca Juga: Sobekan Pelindung Helm Fabio Quartararo yang Bikin Jack Miller 'Merana' Kini Dilelang

"Saya senang karena secara teknis tim mereka sangat bagus," ucap Rossi.

Sebelumnya telah beredar luas kabar yang menyebutkan bahwa Rossi memang hampir dipastikan akan tetap balapan tahun depan dan bernaung di tim Petronas Yamaha.

The Doctor akan bertukar posisi dengan Fabio Quartararo yang naik ke tim pabrikan, Monster Energy Yamaha.

Durasi kontrak Valentino Rossi dengan Petronas Yamaha pun sudah bocor.

Keduanya dikabarkan menjalin kerja sama untuk satu musim, dengan opsi perpanjangan satu tahun jika performa Rossi masih memungkinkan.

Namun demikian, di balik persiapan pengumuman resminya Rossi ke Petronas Yamaha, ada satu hal yang cukup membuat rider 41 tahun itu sedih dan kecewa.

Rossi sendiri memiliki tradisi memboyong seluruh kru timnya jika ia pindah tim.

Baca Juga: Kru Tim LCR Honda Positif COVID-19, Cal Crutchlow dan Takaaki Nakagami Tetap 'Bablas' di MotoGP Catalunya 2020

Akan tetapi, Petronas Yamaha kali ini tidak mengizinkan Rossi membawa seluruh kru timnya. Tim yang bermarkas di Malaysia itu hanya membolehkan Rossi membawa tiga kru saja.

Hal itu dilakukan karena Petronas Yamaha mempertimbangkan jangka panjangnya, mereka pun telah memiliki susunan kru yang dipersiapkan untuk masa depan tim, termasuk ketika nanti ditinggal Rossi.

Maklum, tahun depan Rossi sendiri akan berusia 42 tahun. Usia yang jelas sudah tidak muda lagi bagi karier seorang pembalap top MotoGP.

Baca Juga: Valentino Rossi Bongkar Rahasia Kontrak dengan Petronas Yamaha SRT untuk MotoGP 2021

Alhasil, dengan terpaksa Rossi pun hanya memilih tiga orang yang akan dibawanya ke Petronas Yamaha.

Mereka adalah David Munoz (Kepala Kru), Matteo Flamigni (Analis Data) dan Idalio Gavira (Pelatih balap).

Sementara dua kru timnya yang paling setia, Alex Briggs dan Brent Stephenz yang sudah menemani Rossi selama 20 tahun berkarier di MotoGP terpaksa tidak diikutsertakan.

Dilansir dari Tuttomotoriweb, Rossi pun sedih dan kecewa tidak bisa membawa Alex Briggs dan Brent Stephenz yang sudah menemani sepak terjangnya di MotoGP.

"Saya sangat menyesal untuk Alex dan Brent, mereka ingin ikut dengan saya, tapi itu tidak mungkin," ucap Rossi.

"Mereka berkata pada saya bahwa mereka ingin berada di sisi saya selama saya balapan dan mereka ingin pensiun bersama saya.

"Sangat menyedihkan tidak bisa bersama mereka lagi di pit pada tahun depan dan balapan terakhir kami bersama," ucap juara dunia sembilan kali itu.

Rossi sendiri memang dikenal dekat dengan seluruh kru timnya. Bahkan mereka sudah dianggap keluarga kedua bagi The Doctor.

"Setiap saya memasuki pit, saya merasa seperti pulang ke rumah. Kami telah bekerja sama selama 20 tahun dan mereka adalah keluarga saya," tukas Rossi.

Di sisi lain, Alex Briggs sendiri sudah memahami nasibnya tak akan lagi mendampingi Valentino Rossi tahun depan.

Baca Juga: Nyaris Celaka, Francesco Bagnaia Ingin Jaminan Sirkuit MotoGP Selalu Bersih Sebelum Balapan

Briggs pun mengakui bahwa mulai 2021 dia dipastikan akan menganggur karena tak ada tempat lagi di Yamaha.

"Anda mungkin sudah mendengar kabar bahwa saya tidak akan bersama pembalap saya di Petronas tahun depan. Sekalipun saya ingin menemaninya hingga pensiun, tim Petronas tidak bisa merestuinya," tulis Briggs dalam unggahan Instagramnya.

"Sejak seri Jerez, saya sudah tahu tidak ada tempat bagi saya di tim pabrikan Monster Energy.

"Jadi sekarang saya free agent dan saya mempertimbangkan tawaran dari tim lain meskipun hampir pasti saya akan tinggal di Australia tahun depan setelah 28 musim bekerja dengan pembalap terbaik di dunia," tukasnya.

Baca Juga: Fabio Quartararo Dibikin Was-was oleh Satu Tim Kejutan Jelang MotoGP Catalunya 2020

Alex Briggs berasal dari Australia, sementara Brent Stephenz berasal dari Selandia Baru. Jarak tempat tinggal keduanya yang jauh disinyalir menjadi kendala.

Sebab, hal tersebut akan mempengaruhi biaya perjalanan keduanya yang tidak murah setiap pekan balapan.

(*)

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaSport.com (@bolasportcom) pada